TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN, BPBD GELAR SOSIALISASI MITIGASI BENCANA DI DESA GUYANGAN

By ADMIN 06 Feb 2026, 21:00:14 WIB Pencegahan dan Kesiapsiagaan
TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN, BPBD GELAR SOSIALISASI MITIGASI BENCANA DI DESA GUYANGAN

Keterangan Gambar : Sosialisasi mitigasi bencana di Desa Guyangan, Kecamatan Loano


6 Februari 2026 - Guna meminimalisir risiko dampak bencana di wilayah rawan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo sukses menyelenggarakan kegiatan sosialisasi mitigasi bencana di Desa Guyangan, Kecamatan Loano, pada Jumat, 06 Februari 2026. Acara yang berlangsung di Balai Desa Guyangan mulai pukul 09.30 hingga 11.00 WIB ini diikuti dengan antusias oleh sedikitnya 35 peserta. Peserta terdiri dari unsur perangkat desa, tokoh masyarakat, warga setempat, serta mahasiswa KKN dari Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Wonosobo.Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Guyangan, Bapak Prayitno. dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari kolaborasi program KPM/KKN UNSIQ Wonosobo tahun 2026. 

Hadir sebagai narasumber utama, Bapak Ariyanto, S.Pd. dari BPBD Kabupaten Purworejo. Dalam paparannya, beliau mengupas tuntas materi esensial kebencanaan, yang meliputi:

  • Pengertian Bencana: Memberikan pemahaman jenis-jenis ancaman bencana di wilayah lokal.

  • Upaya Mitigasi: Langkah-langkah preventif untuk mengurangi dampak kerusakan.

  • Manajemen Risiko: Cara mengidentifikasi dan mengelola potensi bahaya secara terpadu.

  • Peran Masyarakat: Menekankan pentingnya gotong royong dan kesiapsiagaan warga sebagai garda terdepan dalam penanggulangan bencana.

Suasana sosialisasi tampak hidup saat memasuki sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta, termasuk mahasiswa KKN, aktif melontarkan pertanyaan terkait langkah taktis saat terjadi bencana. Acara ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan sebagai salah satu bentuk mitigasi alami. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Desa Guyangan lebih tangguh dan siap siaga, sehingga indeks risiko bencana di wilayah Kecamatan Loano dapat terus ditekan.