▴ ▴ - TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN BENCANA, BPBD BERIKAN EDUKASI DAN SIMULASI GEMPA BUMI DI RSUD dr. TJITROWARDOJO
- TRC BPBD LAKSANAKAN PENANGANAN POHON KELAPA TUMBANG TIMPA RUMAH WARGA DI DESA WASIAT, KECAMATAN NGOMBOL
- BPBD MENGIKUTI RAPAT PARIPURNA DPRD
- BPBD LAKSANAKAN DROPING AIR BERSIH KE DUSUN SEJAGIR, DESA SOMOREJO, KECAMATAN BAGELEN 13 JULI 2026
- ASSESMEN BAK PENAMPUNGAN AIR BERSIH DI DESA BAPANGSARI, KECAMATAN BAGELEN
- RAPAT KOORDINASI (RAKOR) PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN ZOONOSIS DI BPBD
- PENYERAHAN PINJAM PAKAI PERAHU BPBD KEPADA DESA TRIMULYO DAN BENDUNGAN, KECAMATAN GRABAG
- BPBD LAKSANAKAN MONITORING FESTIVAL LAYANG-LAYANG TINGKAT NASIONAL TAHUN 2026 HARI KEDUA
- BPBD LAKSANAKAN MONITORING FESTIVAL LAYANG-LAYANG TINGKAT NASIONAL TAHUN 2026 HARI PERTAMA
- BPBD LAKSANAKAN DROPING AIR BERSIH KE DUSUN TEPUS, DESA SOMOREJO, KECAMATAN BAGELEN 02 JULI 2026
MAKNA SERAGAM ORANGE
BPBD
Berita Terkait
- Pendampingan Bantuan Sosial Desa Loano Kecamatan Loano0
- Pendampingan Bantuan Sosial Desa Loano Kecamatan Loano0
- PERSIAPAN PELATIHAN JITU PASNA0
- Koordinasi Pengadaan Tanah Relokasi Pasca Bencana ke BPN Purworejo0
- Monitoring Daerah Rawan Kekeringan di Kecamatan Purworejo0
- Monitoring Daerah Rawan Kekeringan di Kecamatan Gebang0
- Gelombang Tinggi di Laut Selatan Jawa0
- Monitoring Daerah Rawan Kekeringan di Kecamatan Bener0
- KOORDINASI KE BPPKAD BERKAITAN DENGAN BANSOS0
- PENDAMPINGAN BANTUAN SOSIAL0
Berita Populer
- MITIGASI
- RESCUE ULAR WELING OLEH BPBD DI KANTOR SATPOL PP DAMKAR
- Apa itu Relawan Kebencanaan?
- HASIL RILIS PRAKIRAAN MUSIM KEMARAU TAHUN 2024 DI JAWA TENGAH
- PETA DAERAH RAWAN BENCANA TSUNAMI
- APA ARTI BENCANA ?
- Apa Itu Potensi Bencana ?
- MAKNA SERAGAM ORANGE
- JADWAL VAKSINASI RUTIN DI RUMAH SAKIT KAB. PURWOREJO
- MUSIM KEMARAU TAHUN 2023 AKAN DIPERKIRAKAN LEBIH KERING DARI SEBELUMNYA

Keterangan Gambar : SERAGAM BPBD
BPBD PURWOREJO – (13/06/2019) Sering kita jumpai setiap ada bencana, baik itu bencana banjir, longsor, angin, gelombang tinggi dan sejenisnya akan banyak petugas yang memakai seragam orange.
Mereka merupakan petugas atau relawan yang tergabung dalam sebuah lembaga yang berkecimpungan dalam hal pencarian (search) dan penyelamatan (recue) terhadap korban bencana.
“Kenapa Harus Warna Orange ?”
Dalam buku manual SAR yang diterbitkan National Search and Rescue Committee, salah satu cara untuk mempermudah pencarian objek adalah warna. Perbedaan warna ini bisa memberikan pembeda, apalagi ketika berada di tengah laut. Tingkat kekontrasan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap situasi di sekitarnya, terutama pada cahaya.
Dalam sebuah pencarian, mata bisa dengan selektif memilah dengan menggunakan retina tengah. Jika bukan objek yang dicari, maka benda akan dikesampingkan secara otomatis. Selama proses ini, putih, kuning, merah dan oranye sangat bertolak belakang dengan air. Hanya saja, kuning dan putih sulit terlihat saat terjadinya ombak sehingga membiaskan cahaya yang datang. Kondisi ini membuat merah dan oranye lebih mudah dilihat dengan mata telanjang.
Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyatakan penggunaan warna oranye ini berdasarkan kesepakatan internasional. Bahkan warna oranye memiliki arti tersendiri. Oranye itu berarti waspada atau siap. Itu kesepakatan internasional, ungkap Sutopo melansir dari media online.







