BPBD LAKUKAN ASSESMENT JALAN AMBLAS DI DESA MEDONO, KECAMATAN BENER

By ADMIN 06 Feb 2026, 21:38:06 WIB Kedaruratan dan Logistik
BPBD LAKUKAN ASSESMENT JALAN AMBLAS DI DESA MEDONO, KECAMATAN BENER

Keterangan Gambar : Assesment TRC BPBD di Desa Medono, Kecamatan Bener


06 Februari 2026 - Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo melakukan verifikasi lapangan dan asesment mendalam terkait bencana jalan amblas di Desa Medono, Kecamatan Bener, pada Kamis, 05 Februari 2026. Langkah ini diambil untuk memetakan risiko lanjutan mengingat lokasi tersebut merupakan jalur ekonomi dan pendidikan yang krusial bagi masyarakat sekitar. Peristiwa amblasnya jalan ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Bener pada pertengahan Januari lalu. Lokasi terdampak tepat berada di Dusun Krajan RT 01 / RW 10, Desa Medono, Kecamatan Bener pada ruas Jalan Kalijambe – Cacaban Km. 4.

Berdasarkan hasil asesment di lapangan, kondisi kerusakan meliputi:

  • Dimensi Kerusakan: Jalan desa amblas sepanjang kurang lebih 25 meter dengan lebar retakan mencapai 30 cm pada badan jalan selebar 6 meter.

  • Bangunan Terdampak: Kerusakan tidak hanya terjadi pada akses jalan, namun juga merembet ke bangunan sekitar:

    1. Rumah Bp. Supriyadi (63 th): Tembok retak dan lantai amblas. Saat ini rumah telah dikosongkan (tidak dihuni).

    2. Rumah Bp. Andi Setyoko (39 th): Kerusakan pada pondasi bagian samping.

    3. Pustu (Puskesmas Pembantu) Desa Medono: Bangunan kesehatan ini mengalami amblas pada struktur pondasi dan lantai, serta retakan signifikan pada dinding.

Pihak pemerintah desa melaporkan bahwa penurunan permukaan tanah di lokasi ini bukan pertama kalinya terjadi. Mengingat struktur tanah yang sangat labil, BPBD menekankan perlunya kajian teknis khusus dari dinas terkait untuk menentukan solusi permanen. Jika kondisi jalan memburuk hingga terputus, warga harus memutar melalui jalur alternatif poros desa dengan jarak tempuh yang lebih jauh, yakni kurang lebih 3 km, yang tentunya akan menghambat aktivitas sosial dan ekonomi.

Hingga saat ini, beberapa langkah darurat telah dilakukan untuk menjamin keamanan pengguna jalan:

  • Perbaikan Sementara: Dinas Pekerjaan Umum (PU) telah melakukan penambalan pada bagian retakan dan amblas menggunakan aspal.

  • Keamanan Pengendara: Dinas terkait telah memasang rambu peringatan di sekitar lokasi agar warga lebih waspada saat melintas.

  • Verifikasi Data: BPBD bersama perangkat desa telah menyelesaikan verifikasi kerusakan infrastruktur sebagai dasar pelaporan dan pengusulan penanganan lebih lanjut ke tingkat kabupaten.

BPBD menghimbau warga Desa Medono untuk tetap waspada, terutama saat intensitas hujan tinggi, mengingat potensi pergerakan tanah yang masih mungkin terjadi di area tersebut.