BPBD ASSESMENT TANAH LONGSOR DI SD N 2 REDIN, KECAMATAN GEBANG

By ADMIN 06 Feb 2026, 22:38:52 WIB Kedaruratan dan Logistik
BPBD ASSESMENT TANAH LONGSOR DI SD N 2 REDIN, KECAMATAN GEBANG

Keterangan Gambar : Assesment tanah longsor di SD N 2 Redin Kecamatan Gebang oleh TRC BPBD


06 Februari 2026 - Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo bergerak cepat melakukan asesment terkait musibah tanah longsor yang menimpa SD N Redin 2, Kecamatan Gebang, pada Rabu, 04 Februari 2026. Meski tidak ada korban jiwa, material longsor mengancam keamanan sarana pendidikan tersebut. Bencana dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Gebang sejak dini hari. Sekitar pukul 04.00 WIB, tebing setinggi kurang lebih 10 meter yang berada tepat di belakang bangunan sekolah mengalami longsor. Material longsor dengan ketebalan sekitar 2 meter dan lebar 7 meter tersebut meluncur jatuh dan menutup akses dua unit kamar mandi siswa yang berukuran 3 x 4 meter. Berdasarkan hasil assesment di lapangan, tidak ditemukan kerusakan permanen pada struktur bangunan (nihil kerusakan bangunan), dan dua unit kamar mandi lainnya masih dapat difungsikan oleh warga sekolah. BPBD memberikan catatan serius mengenai potensi bahaya lanjutan. Kondisi tebing yang masih labil dikhawatirkan dapat memicu longsor susulan yang lebih besar, terutama jika intensitas hujan kembali tinggi. Ancaman ini tidak hanya tertuju pada fasilitas kamar mandi, namun berpotensi merambat ke area Ruang Kelas 1 dan Kelas 2 yang posisinya berdekatan dengan titik longsor. Menanggapi situasi tersebut, langkah-langkah darurat telah diambil melalui koordinasi antara BPBD, Dinas Pendidikan (diwakili Bapak Sukiman dan Bapak Sarimin), Kepala Sekolah (Bapak Eko Teguh Purnomo), serta Ketua Komite Sekolah (Bapak Khamid):

  1. Rencana Kerja Bakti: Telah disepakati rencana pembersihan material longsor secara manual melalui kerja bakti bersama antara pihak sekolah, wali murid, dan warga sekitar.

  2. Prosedur Keamanan KBM: Sebagai langkah preventif, pihak sekolah diinstruksikan untuk mengosongkan Ruang Kelas 1 dan 2 apabila terjadi hujan deras selama kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berlangsung.

  3. Pembangunan Talud: Pihak sekolah tengah mengupayakan perencanaan pembangunan talud atau senderan penahan tebing dengan spesifikasi tinggi 5 meter dan panjang 25 meter guna memberikan perlindungan permanen.

BPBD Purworejo akan terus memantau perkembangan di lokasi dan mengimbau seluruh perangkat sekolah untuk tetap waspada terhadap tanda-tanda pergerakan tanah sekecil apa pun.