BPBD LAKSANAKAN ASSESMENT ANCAMAN TANAH LONGSOR DI DESA KALIGONO, KECAMATAN KALIGESING

By ADMIN 06 Feb 2026, 22:17:45 WIB Kedaruratan dan Logistik
BPBD LAKSANAKAN ASSESMENT ANCAMAN TANAH LONGSOR DI DESA KALIGONO, KECAMATAN KALIGESING

Keterangan Gambar : BPBD melaksanakan asesment terhadap titik yang terancam longsor di Desa Kaligono, Kecamatan Kaligesing.


06 Februari 2026 - Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo melakukan asesment mendalam terhadap delapan titik ancaman tanah longsor di akses jalan desa Kaligono, Kecamatan Kaligesing. Verifikasi lapangan ini dilaksanakan pada Rabu, 04 Februari 2026, guna menindaklanjuti dampak hujan ekstrem yang terjadi pada akhir Desember lalu. Kejadian yang dipicu hujan deras pada 27-28 Desember 2025 tersebut mengakibatkan kerusakan serius pada bahu jalan di beberapa dusun, yang berpotensi memutus urat nadi ekonomi dan mobilitas ratusan kepala keluarga. 

Berdasarkan data verifikasi BPBD, ancaman longsor terjadi pada satu ruas jalan desa namun tersebar di beberapa titik lokasi dengan tingkat kerawanan tinggi:

Lokasi (Dusun) Dimensi Longsor (P x T) Dampak Masyarakat Keterangan Akses
Dusun Klasem (Titik 1) 16 m x 15 m 102 KK / 360 Jiwa Harus memutar 12 km via Desa Ngaran.
Dusun Klasem (Titik 2) 10 m x 15 m 51 KK / 180 Jiwa Jalan tunggal, tidak ada akses lain.
Dusun Tugono (Titik 1) 7 m x 10 m 54 KK / 160 Jiwa Roda 4 tidak bisa lewat, memutar 3 km.
Dusun Tugono (Titik 2) 10 m x 7 m 54 KK / 160 Jiwa Jalan tunggal bagi roda 4, memutar 3 km.
Dusun Tugono (Titik 3) 10 m x 15 m 25 KK / 60 Jiwa Harus memutar sejauh 8 km via Desa Ngaran.
Dusun Jetis (3 Titik) Variasi s.d tinggi 20 m 11 KK / 40 Jiwa Memutar via Tlogoguwo & Pandanrejo.

Longsoran bahu jalan ini menjadi ancaman serius bagi keselamatan warga. Kondisi paling mengkhawatirkan berada di Dusun Klasem (Titik 2) dan Dusun Tugono (Titik 2), di mana jalan tersebut merupakan akses satu-satunya bagi warga setempat. Jika bahu jalan terus terkikis dan badan jalan terputus total, warga akan terisolasi atau terpaksa menempuh jarak yang berkali-kali lipat lebih jauh melalui jalan alternatif dengan medan yang sulit. 

Menanggapi situasi tersebut, BPBD telah melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Verifikasi Teknis: Melaksanakan pendataan kerusakan infrastruktur jalan desa bersama jajaran Perangkat Desa Kaligono.

  2. Pengamanan Lokasi: Pihak desa telah memasang tanda peringatan darurat di sepanjang titik longsor agar warga yang melintas, terutama pengendara kendaraan berat, lebih waspada.

  3. Pelaporan: Mengingat status jalan adalah milik desa, BPBD akan membantu proses pelaporan dan koordinasi agar mendapatkan perhatian teknis lebih lanjut demi mencegah putusnya akses total.

BPBD menghimbau masyarakat Desa Kaligono untuk tetap waspada selama melintasi area bahu jalan yang kritis, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi yang berpotensi memicu longsoran susulan.