▴ ▴ - BPBD ASSESMENT TANAH LONGSOR DI SD N 2 REDIN, KECAMATAN GEBANG
- BPBD ASSESMENT KERUSAKAN JEMBATAN GANTUNG KEDUNG LELE DESA WIRUN, KECAMATAN KUTOARJO
- BPBD IKUTI RAKOR KEWASPADAAN DINI MALARIA JELANG LIBUR IDUL FITRI 2026
- BPBD LAKSANAKAN ASSESMENT ANCAMAN TANAH LONGSOR DI DESA KALIGONO, KECAMATAN KALIGESING
- BPBD BERSAMA DINPERKIMTAN VERIFIKASI 5 LAHAN RELOKASI AMAN BENCANA DI DESA GOWONG DAN BRONDONG, KECAMATAN BRUNO
- BPBD IKUTI BIMTEK KESIAPSIAGAAN INSIDEN KEAMANAN SIBER
- BPBD GELAR SIMULASI DAN SOSIALISASI MITIGASI BENCANA DI TK NEGERI PEMBINA, KECAMATAN BAYAN
- BPBD LAKUKAN ASSESMENT JALAN AMBLAS DI DESA MEDONO, KECAMATAN BENER
- BPBD IKUTI RAKOR KEARSIPAN, TARGETKAN PENINGKATAN NILAI PENGAWASAN MENUJU TATA KELOLA DIGITAL
- BPBD DAN DINPERKIMTAN MELAKSANAKAN PENINJAUAN LAHAN RELOKASI BAGI WARGA TERDAMPAK BENCANA DI DESA DONORATI
BPBD IKUTI RAKOR KEWASPADAAN DINI MALARIA JELANG LIBUR IDUL FITRI 2026
Berita Terkait
- BPBD LAKSANAKAN ASSESMENT ANCAMAN TANAH LONGSOR DI DESA KALIGONO, KECAMATAN KALIGESING0
- BPBD BERSAMA DINPERKIMTAN VERIFIKASI 5 LAHAN RELOKASI AMAN BENCANA DI DESA GOWONG DAN BRONDONG, KECAMATAN BRUNO0
- BPBD IKUTI BIMTEK KESIAPSIAGAAN INSIDEN KEAMANAN SIBER0
- BPBD GELAR SIMULASI DAN SOSIALISASI MITIGASI BENCANA DI TK NEGERI PEMBINA, KECAMATAN BAYAN0
- BPBD LAKUKAN ASSESMENT JALAN AMBLAS DI DESA MEDONO, KECAMATAN BENER0
- BPBD IKUTI RAKOR KEARSIPAN, TARGETKAN PENINGKATAN NILAI PENGAWASAN MENUJU TATA KELOLA DIGITAL0
- BPBD DAN DINPERKIMTAN MELAKSANAKAN PENINJAUAN LAHAN RELOKASI BAGI WARGA TERDAMPAK BENCANA DI DESA DONORATI0
- BPBD HADIRI MUSRENBANG KECAMATAN NGOMBOL TAHUN 20260
- BPBD HADIRI MUSRENBANG KECAMATAN KUTOARJO TAHUN 20260
- BPBD HADIRI MUSRENBANG KECAMATAN BANYUURIP TAHUN 20260
Berita Populer
- MITIGASI
- RESCUE ULAR WELING OLEH BPBD DI KANTOR SATPOL PP DAMKAR
- Apa itu Relawan Kebencanaan?
- HASIL RILIS PRAKIRAAN MUSIM KEMARAU TAHUN 2024 DI JAWA TENGAH
- PETA DAERAH RAWAN BENCANA TSUNAMI
- APA ARTI BENCANA ?
- Apa Itu Potensi Bencana ?
- JADWAL VAKSINASI RUTIN DI RUMAH SAKIT KAB. PURWOREJO
- MUSIM KEMARAU TAHUN 2023 AKAN DIPERKIRAKAN LEBIH KERING DARI SEBELUMNYA
- MAKNA SERAGAM ORANGE

Keterangan Gambar : Rapat Koordinasi (Rakor) strategis dalam rangka Kewaspadaan Dini Penyakit Malaria menghadapi libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H serta Persiapan Eliminasi Malaria Kabupaten Purworejo tahun 2026
06 Februari 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo turut menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) strategis dalam rangka Kewaspadaan Dini Penyakit Malaria menghadapi libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H serta Persiapan Eliminasi Malaria Kabupaten Purworejo tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 04 Februari 2026, bertempat di Ruang Arahiwang, Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo. Rapat yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini menjadi krusial mengingat tantangan besar yang dihadapi Kabupaten Purworejo dalam sektor kesehatan masyarakat di tingkat regional. Dalam rapat tersebut terungkap bahwa Kabupaten Purworejo saat ini menjadi satu-satunya wilayah administratif di regional Jawa-Bali yang belum menyandang status bebas Malaria. Hal ini disebabkan oleh kondisi geografis dan tutupan lahan yang sangat mendukung perkembangbiakan nyamuk Anopheles sebagai vektor parasit Plasmodium sp. Kondisi alam ini menjadi tantangan tersendiri dalam upaya pemberantasan penyakit secara menyeluruh. Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Purworejo telah mencanangkan Tahun 2026 sebagai Tahun Eliminasi Malaria. Untuk mencapai target tersebut, kerja sama lintas sektoral, termasuk peran BPBD dalam mendukung stabilitas wilayah, sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas surveilans Malaria. Momentum libur Idul Fitri 1447 H/2026 M menjadi perhatian khusus dalam rapat koordinasi ini. Mobilitas masyarakat yang masuk ke wilayah Purworejo diprediksi akan meningkat pesat, yang berbanding lurus dengan meningkatnya risiko penyebaran penyakit.
Fokus antisipasi diarahkan pada:
-
Desa Reseptif: Terdapat 153 desa/kelurahan di Purworejo yang teridentifikasi memiliki potensi risiko penularan Malaria yang tinggi.
-
Surveilans Ketat: Pengawasan ketat akan dilakukan terhadap penduduk atau pemudik yang datang dari zona endemik luar Pulau Jawa.
-
Garda Terdepan: Puskesmas dan Juru Malaria Desa (JMD) disiagakan sebagai garda terdepan untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman dari lonjakan kasus.
Kehadiran BPBD dalam rapat ini menegaskan bahwa penanganan Malaria di Purworejo merupakan bagian dari manajemen risiko wilayah yang memerlukan dukungan semua pihak. Dengan penguatan sistem surveilans dan kesiapsiagaan di tingkat desa, diharapkan target eliminasi Malaria pada tahun 2026 dapat terealisasi, sekaligus menjamin kenyamanan masyarakat selama merayakan Hari Raya Idul Fitri.







