LATKATPUAN FUNGSI TEKNIS SAMAPTA BANTUAN SAR, SINERGI BPBD DAN POLRI

By ADMIN 23 Jan 2026, 08:43:32 WIB Pencegahan dan Kesiapsiagaan
LATKATPUAN FUNGSI TEKNIS SAMAPTA BANTUAN SAR, SINERGI BPBD DAN POLRI

Keterangan Gambar : BPBD bersama POLRI laksanakan Lakatpuan Fungsi Teknis Samapta Bantuan SAR


23 Januari 2026 - Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan fungsi teknis bantuan Search and Rescue (SAR), BPBD Kabupaten Purworejo melaksanakan kegiatan pelatihan SAR Air bagi anggota Satsamapta Polres dan Polsek jajaran. Kegiatan bertajuk Lakatpuan Fungsi Teknis Samapta Bantuan SAR ini digelar di Daerah Aliran Sungai (DAS) Desa Semawung, Kecamatan Kutoarjo, pada Rabu, 21 Januari 2026. Acara diawali dengan apel pembukaan yang dipimpin oleh Kabag SDM Polres Purworejo. Sebanyak 25 personel kepolisian dari unsur Samapta Polres dan Polsek turut serta dalam pelatihan ini untuk memperdalam kesiapsiagaan menghadapi potensi kedaruratan di wilayah perairan. BPBD Kabupaten Purworejo menerjunkan dua instruktur berpengalaman, yakni Bapak Kurnia Arif dan Bapak Sutriman, untuk memberikan materi secara komprehensif. Pelatihan dirancang untuk memberikan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di lapangan.

Adapun materi yang disampaikan meliputi :

  • Teknik Penyelamatan: Pengenalan metode pembuatan tali tubuh khusus penyelamatan di air serta metode pertolongan lanjutan.

  • Evakuasi & Penyeberangan: Simulasi metode sistem penyeberangan untuk penyelamatan korban di aliran sungai yang dinamis.

  • Operasional Perahu: Teknik memperlancar manuver tekong (pengemudi perahu) agar lebih cekatan dalam melakukan pencarian.

  • Improvisasi Lapangan: Teknik evakuasi korban dengan menggunakan alat seadanya dalam kondisi darurat.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergitas antara BPBD dan Polri dalam upaya menjaga keselamatan masyarakat Purworejo. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan personel Samapta memiliki kualifikasi teknis yang mumpuni saat memberikan bantuan SAR pada kejadian bencana banjir maupun kecelakaan air. Kolaborasi ini sangat penting, mengingat potensi bencana air bisa terjadi kapan saja. Dengan penguasaan teknik yang benar, risiko bagi penolong maupun korban dapat diminimalisir. Seluruh rangkaian latihan berjalan dengan aman dan lancar, ditutup dengan evaluasi bersama atas praktik manuver yang telah dilaksanakan di aliran sungai.