BPBD LAKUKAN ASSESMENT DI DESA KAMIJORO TERKAIT PENANGANAN TANAH LONGSOR MENGGUNAKAN ALAT BERAT

By ADMIN 21 Jan 2026, 07:51:49 WIB Kedaruratan dan Logistik
BPBD LAKUKAN ASSESMENT DI DESA KAMIJORO TERKAIT PENANGANAN TANAH LONGSOR MENGGUNAKAN ALAT BERAT

Keterangan Gambar : Assesment penanganan tanah longsor di Desa Kamijoro, Kecamatan Bener terkait penggunaan alat berat (Excavator)


21 Januari 2026 - Menindaklanjuti rangkaian bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Bener, Tim Assessment Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo Ahmad P dan Wahyu P melakukan peninjauan lapangan di Dusun Ngemplak RT 02 / RW 03, Desa Kamijoro, Kecamatan Bener pada Selasa, 20 Januari 2026. Assessment ini bertujuan untuk memetakan kebutuhan teknis dan rencana pergerakan alat berat (excavator) guna mengevakuasi material longsor yang mengancam pemukiman warga. Hasil identifikasi tim di lapangan menunjukkan bahwa longsoran berasal dari tebing dengan tinggi kurang lebih 10 meter. Dampak dari kejadian ini cukup serius, di mana material tanah menimpa dan menghimpit 3 unit rumah milik warga setempat.

Mengingat besarnya volume material, pengerjaan secara manual dinilai tidak maksimal. Berikut rincian dimensi longsoran yang terdata :

  • Panjang : 20 meter

  • Lebar : 1 hingga 5 meter

  • Ketebalan : 1 hingga 4 meter

Penanganan darurat direncanakan akan menggunakan alat berat (excavator) milik BPBD yang segera digeser dari lokasi Desa Pekacangan. Guna mempercepat pembersihan, material longsor tidak hanya dipindahkan, tetapi akan diangkut menggunakan Dump Truck milik desa. Sebelum alat berat tiba, semangat gotong royong warga Desa Kamijoro sudah terlihat. Warga setempat telah melaksanakan kerja bakti untuk membersihkan material tanah yang sempat masuk ke dalam area dalam rumah.

Selain itu, upaya perbaikan rumah secara swadaya juga sedang dilakukan pada salah satu rumah terdampak milik Bapak Wagito. Perbaikan difokuskan pada bagian bangunan yang mengalami kerusakan akibat hantaman material tanah. BPBD menekankan bahwa estimasi waktu pengerjaan alat berat di lokasi ini akan bersifat fleksibel, menyesuaikan dengan kondisi medan dan faktor cuaca di lapangan. Langkah ini diambil sebagai bahan pertimbangan strategis dalam pelaksanaan penanganan darurat bencana di Kabupaten Purworejo.