KEPALA PELAKSANA BPBD PURWOREJO PANTAU TITIK LONGSOR DI KECAMATAN BENER DAN SALURKAN LOGISTIK UNTUK KERJA BAKTI

By ADMIN 17 Jan 2026, 18:57:50 WIB Kedaruratan dan Logistik
KEPALA PELAKSANA BPBD PURWOREJO PANTAU TITIK LONGSOR DI KECAMATAN BENER DAN SALURKAN LOGISTIK UNTUK KERJA BAKTI

Keterangan Gambar : Bapak Wasit Diono, S.Sos, melaksanakan assesmen dan monitoring di wilayah terdampak tanah longsor Kecamatan Bener


17 Januari 2026 - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo, Bapak Wasit Diono, S.Sos, melaksanakan pemantauan langsung (monitoring) ke sejumlah lokasi terdampak tanah longsor di wilayah Kecamatan Bener pada Kamis, 15 Januari 2026.

Kegiatan ini difokuskan pada tiga titik lokasi, yaitu:

  1. Desa Kamijoro

  2. Desa Pekacangan

  3. Desa Wadas

Selain melakukan asesmen tingkat kerusakan dan potensi ancaman susulan, Bapak Wasit Diono juga menyerahkan secara simbolis bantuan logistik bagi warga terdampak. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung kegiatan kerja bakti pembersihan material longsoran yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat. Kehadiran beliau untuk memastikan keselamatan warga serta memastikan bahwa penanganan awal berupa pembersihan material dapat berjalan lancar. Bantuan logistik ini merupakan dukungan dari BPBD Purworejo terkait penanganan bencana yang sedang terjadi di wilayah Kecamatan Bener. Berdasarkan hasil monitoring, kondisi geografis di ketiga desa tersebut memang tergolong rawan selama musim penghujan. BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi yang lama.

  • Koordinasi Lapangan: Memastikan komunikasi antara Pemerintah Desa dan BPBD berjalan cepat jika terjadi bencana susulan.

  • Distribusi Logistik: Penyaluran bahan makanan dan peralatan penunjang untuk warga yang melaksanakan kerja bakti.

  • Edukasi Mitigasi: Mengingatkan warga untuk mengenali tanda-tanda alam sebelum terjadinya longsor.

Upaya ini merupakan bentuk komitmen BPBD dalam memberikan respon cepat terhadap bencana serta menjaga ketahanan masyarakat di wilayah rawan.