AKSES JALAN KEMIRI - BRUNO DI DESA GIRIJOYO TERDAMPAK TANAH LONGSOR

By ADMIN 03 Mar 2026, 21:22:46 WIB Kedaruratan dan Logistik
AKSES JALAN KEMIRI - BRUNO DI DESA GIRIJOYO TERDAMPAK TANAH LONGSOR

Keterangan Gambar : Tanah longsor menutup akses jalan Kabupaten tepatnya di ruas Desa Girijoyo, Kecamatan Kemiri


03 Maret 2026 - Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Purworejo dalam beberapa hari terakhir memicu terjadinya tanah longsor di Dusun Ketaon, Desa Girijoyo, Kecamatan Kemiri. Material longsoran sempat menutup akses jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Girijoyo, Kecamatan Kemiri menuju Desa Puspo, Kecamatan Bruno. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 28 Februari 2026, sekitar pukul 15.00 WIB. Longsor diduga kuat akibat kondisi tanah yang jenuh air dan labil, sehingga talud di sepanjang jalan ambrol dan mengikis tebing di sekitarnya. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkan kepada Pemerintah Desa Girijoyo untuk diteruskan ke pihak BPBD dan dinas terkait. 

Berdasarkan hasil asesment Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Purworejo pada Minggu 01 Maret 2026, berikut rincian dampak di lokasi :

  • Dimensi Longsor: Tebing yang mengalami longsor memiliki panjang mencapai kurang lebih 25 meter dengan ketinggian tebing mencapai 25 meter.

  • Dampak Infrastruktur: Material longsoran mengancam stabilitas jalan penghubung utama antar Kecamatan (Kemiri - Bruno).

  • Korban Jiwa / Bangunan: Nihil. Tidak ada rumah warga yang terdampak langsung oleh material longsoran.

  • Aksesibilitas: Saat ini jalan masih dapat dilalui oleh kendaraan roda 2, namun pengendara diimbau untuk tetap waspada saat melintas.

Merespons cepat kejadian tersebut, sejumlah langkah penanganan telah dilakukan secara kolaboratif, antara lain :

  1. Alat Berat Diterjunkan: Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) telah mengerahkan unit Eskavator / Backhoe ke lokasi untuk mempercepat evakuasi material longsoran yang menutup badan jalan.

  2. Kerja Bakti Warga: Warga sekitar secara gotong royong melakukan pembersihan awal agar akses jalan tidak terputus total.

  3. Asesmen Teknis: TRC BPBD, DPUPR, Polsek dan Koramil telah melakukan pendokumentasian dan pemetaan teknis di lokasi untuk menentukan langkah perbaikan permanen pada struktur tebing dan talud yang rusak.

BPBD Kabupaten Purworejo mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah perbukitan, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan susulan yang masih mungkin terjadi di awal bulan Maret ini.