OPERASI SAR HARI KETIGA : PENCARIAN ORANG HILANG MASIH NIHIL, TIM GABUNGAN PERLUAS AREA PENYISIRAN

By ADMIN 25 Feb 2026, 23:51:03 WIB Kedaruratan dan Logistik
OPERASI SAR HARI KETIGA : PENCARIAN ORANG HILANG MASIH NIHIL, TIM GABUNGAN PERLUAS AREA PENYISIRAN

Keterangan Gambar : Operasi SAR hari ketiga pencarian warga Desa Kalimeneng, Kecamatan Kemiri yang diduga hanyut di sungai


25 Februari 2026 - Memasuki Opsar hari ketiga, tim SAR gabungan terus berupaya maksimal dalam melakukan pencarian terhadap Bapak Tugirun (73), warga Desa Kalimeneng yang hilang diduga menjadi korban kecelakaan sungai di Sungai Lamat. Meski telah mengerahkan puluhan personil dan berbagai metode pencarian, hingga Selasa sore 24 Febaruai 2026, keberadaan korban belum ditemukan. 

Operasi SAR hari ini dimulai sejak pagi hari dengan melibatkan unsur terintegrasi dari BPBD, Basarnas, hingga relawan lintas organisasi.

  • Waktu : Selasa, 24 Februari 2026 (08.30 - 17.20 WIB)

  • Lokasi Fokus: Sungai Lamat, Desa Kalimeneng, Kecamatan Kemiri

  • Identitas Korban: Tugirun (73 thn), RT 01/ RW 01 Desa Kalimeneng, Kecamatan Kemiri

Pencarian Hari Ke-3

1. Pembersihan Titik Kritis (Pagi Hari) Tim memulai pergerakan pada pukul 07.50 WIB menuju Jembatan Tunggorono. Fokus awal adalah melakukan pengecekan dan pembersihan pada tumpukan slangkrah (sampah, ranting, dan bambu kering) yang menyangkut di pondasi jembatan. Pembersihan ini bertujuan memastikan korban tidak tersangkut di bawah tumpukan material sungai.

2. Penyisiran Air (Water Rescue) Pukul 10.00 WIB, personil BPBD bersama Basarnas dan Relawan menggunakan perahu fiber menyisir sungai ke arah barat.

  • Checkpoint 1: Jembatan Kaliwatukranggan (Hasil: Nihil).

  • Checkpoint Akhir: Pintu Air Pekatingan hingga pukul 11.25 WIB (Hasil: Nihil).

3. Metode Body Rafting (Siang Hari) Setelah evaluasi tengah hari, pada pukul 13.30 WIB, tim menerapkan metode Body Rafting. Sebanyak 19 personil terjun langsung ke air untuk menyusuri sungai secara manual dari titik awal kejadian (TKP) hingga Jembatan Kalimeneng (utara Pasar Kemiri) dengan jarak tempuh sekitar 2 kilometer.

Pencarian hari ini melibatkan berbagai unsur potensi SAR, di antaranya:

  • Instansi: BPBD, Basarnas.

  • Relawan & Organisasi: SAR Sigap, Granat Rescue, Rapi, SAR MTA, Berang Berang Nusantara, Pramuli, BANSER, serta bantuan warga setempat.

Operasi hari ketiga resmi diakhiri dengan hasil masih Nihil dan apel penutupan pada pukul 16.50 WIB. Berdasarkan hasil evaluasi, pencarian akan kembali dilanjutkan esok hari dengan rencana teknis yang telah disusun oleh tim koordinasi Basarnas dan BPBD. Kami semua berharap Bapak Tugirun segera dapat diketemukan.