BPBD ASSESMENT JALAN KABUPATEN RUAS KARANGREJO YANG AMBLAS

By ADMIN 03 Mar 2026, 20:43:55 WIB Kedaruratan dan Logistik
BPBD ASSESMENT JALAN KABUPATEN RUAS KARANGREJO YANG AMBLAS

Keterangan Gambar : TRC BPBD melaksanakan assesment jalan amblas di Desa Tlogorejo, Kecamatan Kaligesing


03 Maret 2026 - Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melaksanakan asesmen terkait bencana tanah gerak yang menyebabkan jalan amblas di Desa Tlogorejo, Kecamatan Kaligesing, pada Senin 02 Maret 2026. Fenomena ini mengancam infrastruktur vital yang menghubungkan antar-desa di wilayah tersebut. Bencana ini dipicu oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kaligesing sejak siang hingga malam hari pada Sabtu, 28 Februari 2026. Akibatnya, terjadi pergerakan tanah di Dusun Tegowanu RT 02 / RW 03, Desa Tlogorejo, Kecamatan Kaligesing tepatnya pada ruas jalan Kabupaten Karangrejo - Ngaran. 

Berdasarkan hasil assesment TRC BPBD di lapangan, kerusakan yang terjadi cukup signifikan:

  • Dimensi Kerusakan: Badan jalan mengalami penurunan permukaan (amblas) dengan panjang sekitar 30 meter, lebar 3,5 meter, dan kedalaman amblas mencapai 1 meter.

  • Kejadian Susulan: Lokasi ini diketahui merupakan titik lama yang sebelumnya pernah mengalami kejadian serupa. Kondisi saat ini merupakan amblas susulan yang memperparah kerusakan badan dan bahu jalan.

  • Aksesibilitas: Saat ini, jalan masih dapat dilalui kendaraan roda 2. Namun, bagi pengguna kendaraan roda 4 dihimbau untuk ekstra waspada karena kondisi permukaan yang tidak stabil.

Kerusakan jalan ini menjadi perhatian serius mengingat fungsinya sebagai jalur strategis:

  1. Pendidikan: Jalur utama bagi siswa menuju akses sekolah SD dan SMP.

  2. Ekonomi: Jalur perdagangan bagi warga dari luar kota seperti Magelang, Temanggung, dan Wonosobo yang hendak menuju Pasar Hewan di Desa Pandanrejo.

Pihak desa memperingatkan bahwa jika tidak segera ditangani, potensi pergerakan tanah susulan masih sangat tinggi, terutama saat hujan lebat, yang dikhawatirkan dapat memutus total akses jalan tersebut. 

Merespons kejadian ini, sejumlah langkah darurat telah diambil diantaranya :

  • Kerja Bakti Mandiri: Warga setempat secara gotong royong meratakan permukaan jalan secara manual menggunakan puing-puing material jalan agar tetap bisa dilalui kendaraan.

  • Pemasangan Rambu: Dinas terkait dijadwalkan memasang rambu pengaman di titik lokasi amblas pada hari ini untuk mencegah kecelakaan.

  • Pembatasan Tonase: Warga menghimbau agar kendaraan bermuatan berat tidak melintasi jalur ini dan mencari jalan alternatif demi keamanan bersama.