▴ ▴ - BPBD GELAR RAKOR DAN SURVEY LOKASI MEMBAHAS PERMOHONAN REKOMENDASI MITIGASI PT PRAJA MUKTI PERKASA
- PERKUAT KETAHANAN BENCANA DI LOKASI TMMD, BPBD BERI PENYULUHAN BENCANA TANAH LONGSOR DI DESA WATUDUWUR
- BPBD KABUPATEN PURWOREJO GELAR SOSIALISASI DAN SIMULASI TANGGAP DARURAT DI CURUG MUNCAR KALIWUNGU
- BPBD GELAR RAPAT KOORDINASI KHUSUS TIM STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM)
- BPBD GELAR APEL SIAGA BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN (KARHUTLA) TAHUN 2026
- BPBD BEKALI SISWA BARU SMK PATRIOT PITURUH DENGAN MITIGASI BENCANA
- BPBD GELAR SOSIALISASI MITIGASI GEMPA BUMI DI SMA N 1 PURWOREJO, BEKALI SISWA BARU TENTANG KESIAPSIAGAAN BENCANA
- PELAYANAN PUBLIK BPBD SEMESTER I TAHUN 2026 RAIH PREDIKAT SANGAT BAIK DENGAN NILAI 90.35
- BPBD LAKSANAKAN RAKOR SIAGA BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN BENCANA, BPBD BERIKAN EDUKASI DAN SIMULASI GEMPA BUMI DI RSUD dr. TJITROWARDOJO
BPBD ASSESMENT JALAN KABUPATEN RUAS KARANGREJO YANG AMBLAS
Berita Terkait
- OPERASI SAR HARI KEENAM : TIM SAR GABUNGAN SISIR ALIRAN SUNGAI HINGGA JARAK 11 KILOMETER0
- OPERASI SAR HARI KELIMA : KORBAN MASIH BELUM TERLIHAT0
- OPERASI SAR HARI KEEMPAT : PENCARIAN BAPAK TUGIRUN DIPERLUAS HINGGA MUARA KERTOJAYAN0
- KALAKSA BPBD PIMPIN APEL PEMBUKAAN OPERASI SAR HARI KEEMPAT DI DESA KALIMENENG, KECAMATAN KEMIRI0
- OPERASI SAR HARI KETIGA : PENCARIAN ORANG HILANG MASIH NIHIL, TIM GABUNGAN PERLUAS AREA PENYISIRAN0
- OPERASI SAR HARI KEDUA : TIM GABUNGAN TERJUNKAN PERAHU FIBER DAN METODE BODY RAFTING SISIR SUNGAI0
- OPERASI SAR HARI PERTAMA : BASARNAS DAN TIM GABUNGAN SISIR SUNGAI LAMAT CARI KEBERADAAN BAPAK TUGIRUN0
- KEPALA PELAKSANA BPBD TINJAU LANGSUNG PENCARIAN WARGA HILANG DI DESA KALIMENENG, KECAMATAN KEMIRI0
- WARGA DESA KALIMENENG DILAPORKAN HILANG, DUGAAN AWAL LAKA SUNGAI 0
- POHON JENGKOL TUMBANG MENUTUP RUAS JALAN DI KELURAHAN PANGENREJO0
Berita Populer
- MITIGASI
- RESCUE ULAR WELING OLEH BPBD DI KANTOR SATPOL PP DAMKAR
- Apa itu Relawan Kebencanaan?
- HASIL RILIS PRAKIRAAN MUSIM KEMARAU TAHUN 2024 DI JAWA TENGAH
- PETA DAERAH RAWAN BENCANA TSUNAMI
- APA ARTI BENCANA ?
- Apa Itu Potensi Bencana ?
- MAKNA SERAGAM ORANGE
- JADWAL VAKSINASI RUTIN DI RUMAH SAKIT KAB. PURWOREJO
- MUSIM KEMARAU TAHUN 2023 AKAN DIPERKIRAKAN LEBIH KERING DARI SEBELUMNYA

Keterangan Gambar : TRC BPBD melaksanakan assesment jalan amblas di Desa Tlogorejo, Kecamatan Kaligesing
03 Maret 2026 - Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melaksanakan asesmen terkait bencana tanah gerak yang menyebabkan jalan amblas di Desa Tlogorejo, Kecamatan Kaligesing, pada Senin 02 Maret 2026. Fenomena ini mengancam infrastruktur vital yang menghubungkan antar-desa di wilayah tersebut. Bencana ini dipicu oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kaligesing sejak siang hingga malam hari pada Sabtu, 28 Februari 2026. Akibatnya, terjadi pergerakan tanah di Dusun Tegowanu RT 02 / RW 03, Desa Tlogorejo, Kecamatan Kaligesing tepatnya pada ruas jalan Kabupaten Karangrejo - Ngaran.
Berdasarkan hasil assesment TRC BPBD di lapangan, kerusakan yang terjadi cukup signifikan:
-
Dimensi Kerusakan: Badan jalan mengalami penurunan permukaan (amblas) dengan panjang sekitar 30 meter, lebar 3,5 meter, dan kedalaman amblas mencapai 1 meter.
-
Kejadian Susulan: Lokasi ini diketahui merupakan titik lama yang sebelumnya pernah mengalami kejadian serupa. Kondisi saat ini merupakan amblas susulan yang memperparah kerusakan badan dan bahu jalan.
-
Aksesibilitas: Saat ini, jalan masih dapat dilalui kendaraan roda 2. Namun, bagi pengguna kendaraan roda 4 dihimbau untuk ekstra waspada karena kondisi permukaan yang tidak stabil.
Kerusakan jalan ini menjadi perhatian serius mengingat fungsinya sebagai jalur strategis:
-
Pendidikan: Jalur utama bagi siswa menuju akses sekolah SD dan SMP.
-
Ekonomi: Jalur perdagangan bagi warga dari luar kota seperti Magelang, Temanggung, dan Wonosobo yang hendak menuju Pasar Hewan di Desa Pandanrejo.
Pihak desa memperingatkan bahwa jika tidak segera ditangani, potensi pergerakan tanah susulan masih sangat tinggi, terutama saat hujan lebat, yang dikhawatirkan dapat memutus total akses jalan tersebut.
Merespons kejadian ini, sejumlah langkah darurat telah diambil diantaranya :
-
Kerja Bakti Mandiri: Warga setempat secara gotong royong meratakan permukaan jalan secara manual menggunakan puing-puing material jalan agar tetap bisa dilalui kendaraan.
-
Pemasangan Rambu: Dinas terkait dijadwalkan memasang rambu pengaman di titik lokasi amblas pada hari ini untuk mencegah kecelakaan.
-
Pembatasan Tonase: Warga menghimbau agar kendaraan bermuatan berat tidak melintasi jalur ini dan mencari jalan alternatif demi keamanan bersama.







