KALAKSA BPBD BERSAMA TIM TRC LAKSANAKAN PENANGANAN JALAN TERTUTUP LONGSOR DI DESA KEDUNGPOMAHAN WETAN, KECAMATAN KEMIRI

By ADMIN 06 Mar 2026, 09:41:03 WIB Kedaruratan dan Logistik
KALAKSA BPBD BERSAMA TIM TRC LAKSANAKAN PENANGANAN JALAN TERTUTUP LONGSOR DI DESA KEDUNGPOMAHAN WETAN, KECAMATAN KEMIRI

Keterangan Gambar : BPBD melaksanakan penanganan jalan tertutup tanah longsor di Desa Kedungpomahan Wetan, Kecamatan Kemiri


06 Maret 2026 - Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purworejo Bapak Wasit Diono, S.Sos bersama personil Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Purworejo melaksanakan penanganan dan asesment terhadap kejadian rumpun bambu longsor yang menutup akses jalan penghubung antar desa di Kecamatan Kemiri pada Rabu, 04 Maret 2026. Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Kemiri sejak Selasa sore 03 Maret 2026 hingga malam hari mengakibatkan kondisi tanah menjadi labil. Akibatnya, pada pukul 21.00 WIB, tebing sepanjang kurang lebih 20 meter dengan tinggi sekitar 10 meter di Desa Kedungpomahan Wetan mengalami longsor. Longsoran tersebut membawa material tanah beserta rumpun pohon bambu yang langsung menutup total ruas jalan penghubung Desa Kedungpomahan Wetan menuju Desa Wonosuko, Kecamatan Kemiri. Kejadian ini sempat menyebabkan akses kendaraan roda 2 maupun roda 4 lumpuh total. 

Sejak Rabu pagi, Kalaksa BPBD bersama tim TRC BPBD, relawan Granat Rescue, serta masyarakat telah di lokasi untuk melakukan langkah-langkah penanganan :

  1. Penanganan Kerja Bakti : Personil BPBD bersama warga setempat melaksanakan penanganan dan pemotongan rumpun bambu yang melintang di badan jalan menggunakan gergaji mesin (chainsaw).

  2. Asesment Teknis : Tim melakukan pendataan dampak kerusakan serta dokumentasi di area terdampak untuk pelaporan lebih lanjut.

  3. Korban Jiwa : Nihil.

Meskipun evakuasi terus dilakukan, petugas di lapangan menemui beberapa hambatan teknis, diantaranya :

  • Kondisi Material : Akar rumpun bambu yang besar dan jalinan yang rapat menyulitkan proses pemindahan material secara manual.

  • Ketersediaan Air : Lokasi kejadian yang cukup jauh dari sumber air menjadi kendala jika dilakukan pembersihan sisa material tanah menggunakan metode penyemprotan (pompa portable).

Saat ini status penanganan dinyatakan telah tertangani dan akses jalan telah terbuka untuk mobilitas warga. Kepala Pelaksana BPBD Bapak Wasit Diono, S.Sos terus mengimbau pengguna jalan yang melintasi jalur perbukitan di wilayah Kemiri untuk tetap waspada, terutama saat melintas di bawah tebing pada kondisi cuaca ekstrem.