BPBD HADIRI FORUM PERANGKAT DAERAH DINAS LINGKUNGAN HIDUP, KELAUTAN, DAN PERIKANAN (DLHKP) TAHUN 2026

By ADMIN 11 Feb 2026, 17:15:32 WIB Pemerintahan
BPBD HADIRI FORUM PERANGKAT DAERAH DINAS LINGKUNGAN HIDUP, KELAUTAN, DAN PERIKANAN (DLHKP) TAHUN 2026

Keterangan Gambar : BPBD hadiri Forum Perangkat Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan, dan Perikanan (DLHKP)


11 Februari 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo menghadiri kegiatan Forum Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027 yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan, dan Perikanan (DLHKP). Acara berlangsung pada Rabu, 11 Februari 2026 di Rumah Makan Satu-Satu, mulai pukul 09.00 hingga 12.30 WIB. Kepala Dinas LHKP dalam paparannya menekankan pentingnya aspek strategis dalam pemanfaatan lingkungan hidup. Selain memaparkan delapan jenis pelayanan utama—termasuk penerbitan persetujuan lingkungan dan penanganan pengaduan masyarakat—Dinas LHKP juga menegaskan bahwa perencanaan tahun 2027 harus selaras dengan prinsip keberlanjutan. 

Forum ini menjadi ruang diskusi bagi berbagai pihak untuk memberikan masukan konstruktif demi pembangunan Purworejo ke depan:

  • BAPPERIDA Purworejo: Menyoroti pentingnya kesesuaian antara isu strategis yang berkembang dengan perencanaan program agar bermuara pada pencapaian kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang maksimal.

  • Mitigasi Bencana & Lingkungan: Bapak Yoga (pemerhati lingkungan) memberikan catatan kritis mengenai pentingnya memperhatikan daya dukung lahan. Penanganan lahan kritis menjadi sorotan utama sebagai bentuk mitigasi risiko kebencanaan yang krusial bagi keamanan wilayah.

  • Sektor Perikanan & Hobi: Himpunan Nelayan Indonesia mendorong pengaktifan kembali balai benih perikanan budidaya guna mendongkrak ekonomi rakyat. Sementara itu, Perhimpunan Penggemar Anggrek mengusulkan penyediaan lokasi pusat informasi dan bisnis untuk menjadikan Purworejo sebagai pusat studi anggrek.

  • Kesehatan Lingkungan: Perwakilan Kecamatan Bruno memberikan masukan terkait program jambanisasi, khususnya mengenai standarisasi spesifikasi teknis agar tidak mencemari sumber daya air tanah.

Sebagai penutup rangkaian acara, dilakukan penandatanganan Berita Acara oleh masing-masing stakeholder yang hadir. Hal ini menandai kesepakatan bersama atas poin-poin rencana kerja yang telah dirumuskan, sekaligus komitmen untuk mengawal pelaksanaan program pada tahun 2027 mendatang. Kehadiran BPBD dalam forum ini menunjukkan komitmen lintas sektor dalam memastikan bahwa rencana pembangunan di bidang lingkungan hidup dan perikanan tetap memperhatikan aspek pengurangan risiko bencana secara menyeluruh.