SINERGI PERTAMINA, BPBD, DAN DAMKAR PURWOREJO SOSIALISASI KESIAPSIAGAAN DARURAT BENCANA NON ALAM DI JALUR PIPA PERTAMINA UNTUK WARGA RING I

By ADMIN 07 Des 2025, 09:52:32 WIB Pemerintahan
SINERGI PERTAMINA, BPBD, DAN DAMKAR PURWOREJO SOSIALISASI KESIAPSIAGAAN DARURAT BENCANA NON ALAM DI JALUR PIPA PERTAMINA UNTUK WARGA RING I

Keterangan Gambar : Sosialisasi Keadaan Darurat bagi Warga Ring 1 Jalur Pipa Pertamina di Desa Bandung Kidul, Kecamatan Bayan


07 Desember 2025 - PT Pertamina Patra Niaga bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Purworejo melaksanakan kegiatan Sosialisasi Keadaan Darurat bagi Warga Ring 1 Jalur Pipa Pertamina. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Kamis, 04 Desember 2025, bertempat di Rumah Pompa Pertamina, Desa Bandung Kidul, Kecamatan Kutoarjo. Sosialisasi ini merupakan upaya nyata dalam pencegahan dini dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi Kegagalan Teknologi (kebocoran pipa dan kebakaran) yang mungkin terjadi di sepanjang jalur pipa distribusi Pertamina. Perwakilan dari PT Pertamina Patra Niaga menyampaikan bahwa jalur pipa produk Pertamina di Regional Jawa Tengah membentang sepanjang 350 Km. Oleh karena itu, Pertamina rutin melakukan patroli dan pengecekan jalur pipa.

Dalam sambutannya, Pertamina menghimbau warga yang rumahnya dilalui jalur pipa agar segera melaporkan ke Call Center Pertamina jika menemukan adanya :

  • Kebocoran atau kerusakan pipa.

  • Sesuatu yang mencurigakan di area jalur pipa.

Warga juga ditekankan untuk segera melaporkan kejadian darurat (kebocoran atau kebakaran) kepada Pertamina, Damkar, BPBD, atau pihak berwenang lainnya. Apabila terjadi kebakaran, warga diinstruksikan untuk segera evakuasi dan menjauhi area sambil menunggu petugas tiba.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purworejo Bapak Wasit Diono, S.Sos dalam sambutannya, menegaskan komitmen pemerintah untuk mengoptimalkan pencegahan, antisipasi, dan pertolongan bencana baik alam maupun non alam salah satunya kegagalan teknologi. BPBD berupaya mengedukasi masyarakat mengenai tindakan pencegahan dan mitigasi guna meminimalisir korban jiwa dan harta benda. Beliau juga mengajak semua pihak untuk menyadari bahwa penanganan bencana adalah tanggung jawab bersama.

Tiga fokus utama yang ditekankan BPBD dalam penanganan bencana adalah:

  1. Integrasi Komando

  2. Efektifitas Penanganan Ganda

  3. Peran Masyarakat yang Dilibatkan

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari tiga instansi:

  • PT Pertamina Patra Niaga: Memaparkan upaya mitigasi yang dilakukan perusahaan terkait potensi kegagalan teknologi pada jalur pipa Pertamina.

  • BPBD Purworejo: Menyampaikan materi mengenai Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan kaitannya dengan risiko kegagalan teknologi pada jalur pipa Pertamina.

  • Damkar Purworejo: Memberikan paparan mengenai pencegahan dini kebakaran, dilanjutkan dengan praktik pemadaman api menggunakan alat seadanya dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Acara berlangsung interaktif dan ditutup dengan sesi tanya jawab yang melibatkan seluruh peserta. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari PT Pertamina Patra Niaga, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purworejo bersama staff, Damkar Purworejo, Forkopimcam Bayan, Perangkat Desa Bandung Kidul, serta perwakilan warga desa Bandung Kidul (Warga Ring 1).