BPBD SUKSES GELAR GLADI LAPANG BENCANA TSUNAMI TAHUN 2025

By ADMIN 13 Nov 2025, 18:09:31 WIB Pencegahan dan Kesiapsiagaan
BPBD SUKSES GELAR GLADI LAPANG BENCANA TSUNAMI TAHUN 2025

Keterangan Gambar : Gladi Lapang Bencana Tsunami Tahun 2025


13 November 2025 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo hari ini sukses menggelar Gladi Lapang Bencana Tsunami di Lapangan Desa Jogoresan, Kecamatan Purwodadi. Latihan mitigasi bencana ini diikuti secara antusias oleh kurang lebih sekitar 300 peserta dari berbagai unsur, termasuk BPBD, Polri, TNI, SAR, Tagana, PMI, Dinkes, relawan, warga masyarakat, dan stakeholder terkait lainnya.  Acara gladi lapang dibuka secara resmi oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Purworejo, dr. Tolkha Amaruddin, yang hadir mewakili Bupati Purworejo, Ibu Hj. Yuli Hastuti, S.H. Dalam sambutan yang dibacakan, Pj Sekda Bapak Tolkha Amaruddin menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat di wilayah pesisir. Masyarakat Purworejo, tidak hanya memiliki pantai yang indah, tapi juga memiliki semangat dan tangguh menghadapi potensi bencana Tsunami. Wilayah selatan memiliki potensi rawan gempa dan Tsunami, karena letaknya berbatasan langsung dengan Samudera Hindia dan memiliki lempeng Indo-Australia. Beliau juga menekankan bahwa masyarakat tidak boleh lengah dan harus dipastikan bahwa setiap individu mengetahui bagaimana cara menyelamatkan diri dari ancaman bencana. Gladi lapang ini diharapkan mampu membangun budaya sadar bencana dan menjadi upaya nyata untuk menguji kecepatan sistem peringatan dini serta merespon bencana. 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purworejo, Bapak Wasit Diono, S.Sos menjelaskan tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengajak seluruh stakeholder untuk bersinergi dan memastikan semua pihak siap manakala peristiwa bencana benar-benar terjadi. Beliau berpesan gladi lapang ini merupakan langkah mitigasi agar dapat meminimalisir korban jiwa dan merupakan langkah kesiapsiagaan untuk masyarakat.

Gladi lapang ini disimulasikan secara realistis sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Simulasi mencakup rangkaian lengkap penanganan bencana Tsunami:

  1. Mulai dari adanya gempa bumi yang disusul oleh peringatan Tsunami.

  2. Imbauan dan aksi menyelamatkan diri secara mandiri dari masyarakat menuju lokasi aman atau Tempat Evakuasi Sementra (TES) yang telah disepakati sesuai rencana Kontingensi.

  3. Pertolongan, pencarian korban dan evakuasi.

Seluruh rangkaian pembelajaran dan temuan dari kegiatan gladi lapang ini selanjutnya akan dituangkan dalam dokumen kontingensi bencana Tsunami Kabupaten Purworejo. Kita semua berharap agar Purworejo selalu aman dari bencana Tsunami yang sesungguhnya.