BPBD MELAKSANAKAN ASSESMENT TERKAIT BANTUAN BRONJONG DI DESA KEDUNGLO, KECAMATAN KEMIRI

By ADMIN 07 Nov 2025, 15:51:14 WIB Kedaruratan dan Logistik
BPBD MELAKSANAKAN ASSESMENT TERKAIT BANTUAN BRONJONG DI DESA KEDUNGLO, KECAMATAN KEMIRI

Keterangan Gambar : Assesment bronjong di Desa Kedunglo, Kecamatan Kemiri


07 November 2025 - Dua staf Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo, Wahyu P. dan A. Purnomo melaksanakan asesment terkait permohonan bantuan bronjong kawat di Desa Kedunglo, Kecamatan Kemiri. Asesment ini dilaksanakan pada hari Kamis, 06 November 2025, sebagai respons cepat terhadap ancaman erosi tebing Sungai Bedono. Dari hasil assesment lapangan ditemukan adanya ancaman serius terhadap sejumlah fasilitas umum dan infrastruktur desa akibat derasnya arus Sungai Bedono pada musim penghujan. Wahyu P dan A. Purnomo berkoordinasi langsung dengan Kepala Desa Kedunglo. Dilaporkan bahwa intensitas arus Sungai Bedono telah mengakibatkan longsoran tebing sungai yang mengancam permukiman, tanah desa, serta infrastruktur vital. Assesment dilakukan dengan pengukuran kebutuhan bronjong, didampingi oleh Perangkat Desa Kedunglo.

Ada empat lokasi vital yang teridentifikasi terdampak dan membutuhkan penanganan darurat:

  1. Tanggul Fasilitas Umum BUMDES Gazebo Kolam (Dusun Seberang Kidul RT.002 / RW.005):

    • Tanggul sepanjang 44 meter mengalami erosi.

    • Kebutuhan: 22 bronjong kawat.

  2. Tebing Tanah Milik Desa (Dusun Selis RT.001 RW. 004):

    • Tebing sepanjang 90 meter mengalami erosi.

    • Kebutuhan: 90 bronjong kawat.

  3. Infrastruktur Jembatan Jalan Poros Desa:

    • Menghubungkan Desa Kedunglo dengan Desa Dilem.

    • Pondasi tiang penyangga jembatan ambrol (8m x 5m dengan kedalaman $\pm$ 3m). Tebing jalan desa sisi jembatan juga terkikis (20m x 3m).

    • Kebutuhan: 48 bronjong kawat untuk pengamanan pondasi dan 60 bronjong untuk pengamanan tebing sisi jembatan.

    • Ancaman: Jika ambrol, akses jalan poros desa akan terputus.

  4. Jalan Usaha Tani (JUT) (Dusun Karanganyar RT.001 / RW.001):

    • Terancam banjir dan tidak bisa dilalui akibat luapan Sungai Bedono.

    • Dibutuhkan tanggul pengamanan infrastruktur sepanjang 42 meter.

    • Kebutuhan: 21 bronjong kawat.

Mengingat ancaman yang sangat vital terhadap fasilitas umum seperti BUMDES, tanah desa, infrastruktur jembatan, dan JUT, disimpulkan bahwa penanganan darurat harus segera dilakukan. Berdasarkan hasil asesment lapangan, BPBD merekomendasikan perlunya koordinasi lebih lanjut dengan BBWS Serayu Opak (Balai Besar Wilayah Sungai) untuk penanganan teknis pembangunan pengaman tebing sungai yang mengalami erosi, serta perbaikan infrastruktur jembatan yang tergerus derasnya aliran Sungai Bedono di Desa Kedunglo, Kecamatan Kemiri.