BPBD MELAKSANAKAN ASSESMENT TERKAIT BANTUAN BRONJONG DI DESA KRENDETAN, KECAMATAN BAGELEN

By ADMIN 07 Nov 2025, 15:29:29 WIB Kedaruratan dan Logistik
BPBD MELAKSANAKAN ASSESMENT TERKAIT BANTUAN BRONJONG DI DESA KRENDETAN, KECAMATAN BAGELEN

Keterangan Gambar : Assesment bronjong di Desa Krendetan, Kecamatan Bagelen


07 November 2025 - Hujan deras yang terjadi di wilayah Kecamatan Bagelen termasuk Desa Krendetan pada hari Sabtu, 01 November 2025 pada malam hari sekitar pukul 19.00 WIB hingga 23.30 WIB menyebabkan jalan rabat desa penghubung dusun Sarangan - Sidompyong RT.02 / RW.05 di Desa Krendetan, Kecamatan Bagelen longsor dan terancam putus pada hari Minggu dini hari, 2 November 2025 sekitar pukul 00.30 WIB. Atas dasar surat permohonan bantuan dari Kepala Desa Krendetan, Kecamatan Bagelen maka 2 orang staff Bidang Kedaruratan dan Logistik melakukan assesment ke lokasi pada Hari Rabu, 6 November 2025. Panjang longsoran 18 meter dengan tinggi tebing kurang lebih 3,5 meter. Akibat kejadian tersebut tanah / tebing penopang jalan telah tergigis dan mulai berlubang. Selain itu, disamping titik lokasi juga terdapat 1 rumah warga terancam an. Juminingsih (39) 1KK / 3 jiwa. Kondisi rumah warga masih aman dan tidak ditemukan tanda retak atau kerusakan. Kejadian tersebut mengakibatkan beberapa dampak yaitu akses jalan rabat desa penghubung dusun Sarangan - Sidompyong RT.02 / RW.05 di Desa Krendetan terancam putus, rumah warga atas nama Juminingsih terancam ikut rusak apabila jalan tersebut putus dan longsor meluas, dan akses warga masyarakat menjadi terganggu. 

Dari hasil kajian dan pengamatan dilapangan bahwa dibawah jalan desa yang terancam ada aliran sungai Gunung Buthak yang bermuara di sungai Bogowonto, sungai tersebut menjadi pemicu longsor tersebut yang mana saat aliran sungai deras maka arus langsung menghantam tanah / tebing yang menjadi penopang jalan. Kondisi diperparah dengan adanya rumpun bambu yang ikut longsor sehingga tanah ikut terbawa. Dikhawatirkan apabila saat puncak musim hujan pada bulan Januari - februari 2026 akan lebih parah dan lebih luas kikisan tanahnya karena arus sungai menjadi semakin deras akibat intensitas hujan yang semakin tinggi. Saat ini rumpun bambu belum dibersihkan oleh warga karena rencananya kerja bakti akan dilaksanakan berbarengan dengan pemasangan bronjong. Apabila jalan tersebut putus masih ada akses jalan alternatif yaitu melewati jalan Kabupaten Desa Hargorojo dengan jarak memutar kurang lebih 300 meter. Pemasangan bronjong akan difokuskan berada di titik longsor dengan panjang 10 meter dan tinggi 3,5 meter, sedangkan untuk sisanya akan difokuskan dititik belokan sungai sepanjang 8 meter karena selain sebagai penahan tanah / tebing, juga akan digunakan sebagai pemecah arus aliran sungai.