▴ ▴ - TINGKATKAN KEWASPADAAN, BPBD GELAR SOSIALISASI MITIGASI BENCANA DI DESA SEBOROPASAR
- BPBD HADIRI FORUM PERANGKAT DAERAH DPPPAPMD
- BPBD HADIRI FORUM PERANGKAT DAERAH DPUPR 2026
- BPBD HADIRI FORUM PERANGKAT DAERAH DINAS LINGKUNGAN HIDUP, KELAUTAN, DAN PERIKANAN (DLHKP) TAHUN 2026
- BPBD GELAR FORUM PERANGKAT DAERAH TAHUN 2026
- BPBD ASSESMENT TANAH LONGSOR DI SD N 2 REDIN, KECAMATAN GEBANG
- BPBD ASSESMENT KERUSAKAN JEMBATAN GANTUNG KEDUNG LELE DESA WIRUN, KECAMATAN KUTOARJO
- BPBD IKUTI RAKOR KEWASPADAAN DINI MALARIA JELANG LIBUR IDUL FITRI 2026
- BPBD LAKSANAKAN ASSESMENT ANCAMAN TANAH LONGSOR DI DESA KALIGONO, KECAMATAN KALIGESING
- BPBD BERSAMA DINPERKIMTAN VERIFIKASI 5 LAHAN RELOKASI AMAN BENCANA DI DESA GOWONG DAN BRONDONG, KECAMATAN BRUNO
TANGGUL SUNGAI DLANGU TERKIKIS AKIBAT ALIRAN AIR SUNGAI DI DESA PEPE DAN DLANGU
Erosi Sungai
Berita Terkait
- ARMADA BPBD ANTAR JEMPUT SISWA SMP MUHAMADIYAH KEGIATAN PERSAHAD0
- PRAKIRAAN CUACA WILAYAH KABUPATEN PURWOREJO RABU 14 JUNI 20230
- PRAKIRAAN CUACA WILAYAH KABUPATEN PURWOREJO SELASA 13 JUNI 20230
- PRAKIRAAN CUACA WILAYAH KABUPATEN PURWOREJO SENIN 12 JUNI 20230
- PRAKIRAAN CUACA WILAYAH KABUPATEN PURWOREJO SABTU 10 JUNI 20230
- PRAKIRAAN CUACA WILAYAH KABUPATEN PURWOREJO JUMAT 9 JUNI 20230
- PRAKIRAAN CUACA WILAYAH KABUPATEN PURWOREJO KAMIS 8 JUNI 20230
- DROPING AIR BERSIH KE DESA ROWODADI, DUSUN ROWOSARI RT.01/RW.02, KECAMATAN GRABAG0
- KEJADIAN RUMAH ROBOH DI TEGALSARI, KECAMATAN PURWOREJO0
- MONITORING PENGAJIAN AKBAR PERINGATAN HARLAH KE 77 MUSLIMAT NU 20230
Berita Populer
- MITIGASI
- RESCUE ULAR WELING OLEH BPBD DI KANTOR SATPOL PP DAMKAR
- Apa itu Relawan Kebencanaan?
- HASIL RILIS PRAKIRAAN MUSIM KEMARAU TAHUN 2024 DI JAWA TENGAH
- PETA DAERAH RAWAN BENCANA TSUNAMI
- APA ARTI BENCANA ?
- Apa Itu Potensi Bencana ?
- JADWAL VAKSINASI RUTIN DI RUMAH SAKIT KAB. PURWOREJO
- MUSIM KEMARAU TAHUN 2023 AKAN DIPERKIRAKAN LEBIH KERING DARI SEBELUMNYA
- MAKNA SERAGAM ORANGE

Keterangan Gambar : Erosi yang terjadi di aliran Sungai Dlangu dan Wawar
Purworejo. Jumat, 9 Juni 2023 pukul 09.00 WIB Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purworejo Bapak Hariyono, S.Sos., M.M melakukan survey lapangan terkait sendimen sungai dan terkikisnya tanggul sungai akibat erosi arus yang berada di Desa Pepe, Kecamatan Pituruh dan Desa Dlangu, Kecamatan Butuh. Kepala Desa Pepe menyampaikan bahwasanya sendimen sungai yang ada di Sungai Wawar sepanjang 10Km sangat memprihatinkan sekali. Tumpukan material seperti batang pohon dan rumput mengendap dibawah jembatan terlalu banyak, selain itu apabila musim hujan tiba seperti tumpukan material tersebut akan sangat menghambat aliran sungai, sehingga menimbulkan banjir. Dampak yang dirasakan selama ini apabila musim hujan datang, sebagian pemukimam warga dan lahan pertanian mengalami genangan, bahkan genangan atau banjir tersebut sampai masuk ke aula Balai Desa Pepe hingga ketinggian selutut orang dewasa. Hasil survey dari Desa Dlangu, Kecamatan Butuh yaitu terkikisnya tanggul yang ada di Desa Dlangu disebabkan oleh aliran Sungai Dlangu, dimana pintu air yang dibuka selama ini hanya bagian selatan saja, sehingga menyebabkan terkikisnya tanggul di sebelah selatan. Hasil komunikasi warga setempat selain pintu air yang dibuka hanya sebelah selatan saja, warga juga menyampaikan telah melakukan gotong royong untuk memberikan patok dari bambu kurang lebih sepanjang 15 meter untuk menahan kikisan tanggul dari aliran sungai tersebut.
Dari hasil survey tersebut Kepala Pelaksana BPBD Kab. Purworejo menyampaikan kepada Kepala Desa Pepe Kec. Pituruh, bahwasannya akan koordinasi dengan pihak BBWSO, Probolo dan Dinas Lingkungan Hidup. Untuk melakukan normalisasi Sungai Wawar yang ada di Desa Pepe Kec. Pituruh. Selain itu beliau menyampaikan kepada kepala Desa Wawar untuk warga setempat tidak membuang sampah sembarangan.Dan sama-sama menjaga kebersihan Sungai Wawar supaya tidak terjadi endapan material khususnya dibawah jembatan. Sedangkan untuk tanggul yang terkikis di Sungai Dlangu yang berada di Desa Dlangu Kec. Butuh beliau menyampaikan akan koordinasi dengan pihak penjaga pintu Sungai Dlangu. Untuk membuka pintu air yang tengah apabila air Sungai Dlangu mengalami kenaikan debit air, sehingga tidak menyebabkan terkikisnya tanggul disebelah selatan.








