GLADI LAPANG PENANGANAN GEMPA BUMI DAN KEBAKARAN PIPA PERTAMINA DI KUTOARJO

By ADMIN 12 Des 2025, 18:58:18 WIB Pemerintahan
GLADI LAPANG PENANGANAN GEMPA BUMI DAN KEBAKARAN PIPA PERTAMINA DI KUTOARJO

Keterangan Gambar : Gladi Lapang Kegagalan Teknologi (Kebocoran Pipa Pertamina) di wilayah Kecamatan Kutoarjo


12 Desember 2025 - Upaya peningkatan kesiapsiagaan penanganan bencana di Kabupaten Purworejo mencapai puncaknya melalui pelaksanaan Gladi Lapang Gempa Bumi dan Kebakaran Pipa BBM Pertamina. Kegiatan kolaboratif ini sukses diselenggarakan pada Rabu, 10 Desember 2025, dengan fokus lokasi di sekitar Pendopo Wakil Bupati Purworejo dan area Kali Jali, Kecamatan Kutoarjo. Gladi lapang ini melibatkan sinergi antara Pertamina, BPBD Provinsi Jawa Tengah, dan BPBD Kabupaten Purworejo, serta unsur TNI/Polri, OPD terkait dan unsur Relawan se-Kabupaten Purworejo. 

Kegiatan diawali dengan Apel Persiapan Gladi Lapang yang dilaksanakan dengan khidmat. Inspektur Upacara dalam apel tersebut adalah Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purworejo, Bapak Wasit Diono, S.Sos. Apel ini menekankan pentingnya koordinasi yang matang dan respons yang cepat antarlembaga. Setelah apel, dilanjutkan dengan Briefing Gladi Lapang yang dipimpin oleh Bapak Agus dari Kodim Purworejo. Briefing ini bertujuan menyamakan persepsi dan menetapkan alur komando. Selanjutnya, seluruh personel ditempatkan pada klaster-klaster penanganan sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Pelaksanaan Gladi Lapang dimulai dengan pembacaan skenario oleh Narator, yang menginformasikan terjadinya Bencana Gempa Bumi di wilayah Purworejo. Skenario diperberat dengan adanya laporan bahwa gempa tersebut menyebabkan Kebocoran Pipa Pertamina yang berlokasi di dekat Kali Jali.

Tahapan respons yang dilakukan dalam simulasi ini meliputi:

  • Evakuasi Korban: Tim gabungan segera bergerak cepat untuk mengevakuasi korban luka dan korban yang dinyatakan meninggal dunia (MD), serta melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang terdampak langsung oleh bencana.

  • Penentuan Status Darurat: Dilakukan rapat cepat untuk menentukan Status Tanggap Darurat guna mengaktifkan semua sumber daya yang dibutuhkan.

  • Aksi Tanggap Darurat: Seluruh klaster melaksanakan upaya evakuasi dan penanganan Tanggap Darurat sesuai prosedur, termasuk penanganan khusus terhadap kebocoran pipa BBM.

Gladi lapang diakhiri dengan simulasi mengakhiri Status Tanggap Darurat, menandakan situasi telah terkendali dan masa pemulihan dimulai.

Kegiatan ini membuktikan kesiapan multi-pihak di Purworejo dalam menghadapi potensi bencana kompleks yang melibatkan risiko kebencanaan alam dan risiko industri, serta meningkatkan pemahaman tim di lapangan dalam mengelola risiko secara terpadu.