BPBD BENTUK DESA TANGGUH BENCANA (DESTANA) TAHUN 2026 DI DESA PURWODADI

By ADMIN 21 Apr 2026, 07:25:21 WIB Pencegahan dan Kesiapsiagaan
BPBD BENTUK DESA TANGGUH BENCANA (DESTANA) TAHUN 2026 DI DESA PURWODADI

Keterangan Gambar : Kegiatan DESTANA di Desa Purwodadi dalam rangka rangkaian HKB tahun 2026


21 April 2026 - Dalam rangka memperingati rangkaian Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) tahun 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo menggelar kegiatan pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana). Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 20 April 2026, bertempat di Aula Desa Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, pukul 08.00 WIB.

Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Purwodadi, di antaranya:

  • Camat Purwodadi yang diwakili oleh Kasi Trantib.

  • Kapolsek Purwodadi yang diwakili oleh Wakapolsek.

  • Danramil Purwodadi yang diwakili oleh Babinsa.

  • Kepala Desa Purwodadi beserta jajaran perangkat desa.

Peserta kegiatan berjumlah kurang lebih 35 orang yang merupakan representasi inklusif dari elemen masyarakat, meliputi Perangkat Desa, Tim Penggerak PKK, Satuan Linmas, Karang Taruna, Ketua RT/RW, Bidan Desa, perwakilan disabilitas, serta tokoh masyarakat setempat. Acara dibuka oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Purworejo, Bapak Yeniar Arbayanto, S.E. Dalam laporannya, beliau menyampaikan maksud dan tujuan Destana 2026 adalah untuk meningkatkan kemandirian desa dalam menghadapi potensi ancaman bencana secara sistematis. Senada dengan hal tersebut, Wakapolsek Purwodadi memberikan sambutan dan arahan mengenai pentingnya ketertiban dan keamanan lingkungan dalam manajemen bencana. Puncak pembukaan ditandai dengan sambutan dari Kepala Sekretariat BPBD, Bapak Iskhak, S.Pd., M.M.Pd. Beliau memberikan arahan khusus mengenai potensi kerawanan bencana banjir di wilayah Desa Purwodadi. Kesadaran kolektif adalah kunci. Desa Purwodadi harus memiliki kesiapsiagaan mandiri mengingat karakteristik wilayahnya yang memiliki potensi risiko banjir.

Guna membekali peserta dengan wawasan yang komprehensif, panitia menghadirkan para pakar di bidangnya :

  1. Peran Keluarga dalam Bencana: Narasumber dari TP. PKK Kabupaten Purworejo, Ibu Dra. Dede Yeni Iswantini, M.M., memaparkan materi tentang peran PKK melalui program GAGAH BENCANA (Peduli Keluarga Sehat Tanggap Tangguh Bencana). Beliau menekankan bahwa ketangguhan bencana harus dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga.

  2. Mitigasi dan Pemulihan: Bapak Ariyanto, S.E. menyampaikan materi teknis mengenai mitigasi bencana gempa bumi dan banjir. Selain pencegahan, beliau juga memaparkan strategi pemulihan ekonomi dan psikologis bagi keluarga pasca terjadinya bencana.

  3. Pengkajian Risiko Partisipatif: Materi penutup disampaikan oleh Bapak Khaerul Anam, S.T. dan Bapak Kurnia Arif N. terkait metode pengkajian risiko bencana secara partisipatif. Peserta diajak untuk memetakan sendiri titik rawan di lingkungannya agar rencana kontingensi yang disusun tepat sasaran.

Melalui kegiatan Destana ini, diharapkan masyarakat Desa Purwodadi tidak hanya menjadi objek dalam penanggulangan bencana, namun mampu menjadi subjek yang tangguh, responsif, dan siap menghadapi tantangan alam di masa depan.