BPBD LAKSANAKAN ASESMEN TANAH LONGSOR DI DESA SOMOGEDE, KECAMATAN PITURUH, DUA RUMAH WARGA TERDAMPAK

By ADMIN 18 Apr 2026, 19:02:04 WIB Rehabilitasi dan Rekonstruksi
BPBD LAKSANAKAN ASESMEN TANAH LONGSOR DI DESA SOMOGEDE, KECAMATAN PITURUH, DUA RUMAH WARGA TERDAMPAK

Keterangan Gambar : Asesmen BPBD di Desa Somogede, Kecamatan Pituruh pasca kejadian tanah longsor yang terjadi.


18 April 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo bergerak cepat melakukan asesmen dan penyaluran bantuan logistik menyusul kejadian tanah longsor yang menimpa dua dusun di Desa Somogede, Kecamatan Pituruh, pada Rabu, 15 April 2026. Hujan dengan intensitas lebat mengguyur wilayah Kecamatan Pituruh sejak pukul 17.00 WIB hingga 19.00 WIB. Kondisi ini menyebabkan tanah di area perbukitan menjadi labil. Sekitar pukul 17.10 WIB, dilaporkan terjadi titik longsor di dua lokasi berbeda yang berdampak pada hunian warga.

Berdasarkan hasil asesmen lapangan oleh BPBD, berikut adalah rincian dampaknya :

1. Dusun Ngubengan (RT 02 / RW 01)

  • Dampak: Tebing setinggi kurang lebih 9 meter dan panjang 7 meter longsor menimpa rumah milik Bapak Soleman (63).

  • Kerusakan: Material longsor setebal 2 meter menjebol dinding kayu bagian dapur (ukuran 6x3 meter). Rumah utama (permanen) dalam kondisi aman.

  • Korban: 2 KK / 9 Jiwa (selamat dan tidak mengungsi).

2. Dusun Silempung (RT 01 / RW 02)

  • Dampak: Tebing setinggi kurang lebih 10 meter dan panjang 9 meter longsor menimpa rumah Bapak Sony (36).

  • Kerusakan: Material menimpa bagian samping garasi (bangunan tambahan). Rumah pokok (semi permanen) tidak mengalami kerusakan.

  • Korban: 1 KK / 3 Jiwa (selamat, saat ini mengungsi di rumah mertua).

Kerja bakti telah dilakukan untuk membersihkan material longsoran. Pembersihan dilakukan secara manual menggunakan cangkul dan alat seadanya oleh unsur gabungan yang terdiri dari :

  • BPBD Kabupaten Purworejo

  • Polsek Pituruh & Koramil Pituruh

  • Relawan Sigap

  • Perangkat Desa Somogede dan masyarakat setempat.

BPBD juga telah menyerahkan paket logistik kepada para korban terdampak guna mendukung pemenuhan kebutuhan dasar dan logistik selama kegiatan kerja bakti berlangsung. Petugas di lapangan memberikan catatan khusus terkait kondisi di Dusun Silempung. Tepat di atas titik longsoran rumah Bapak Sony, terdapat sebuah batu besar berdiameter sekitar 8 meter yang posisinya mengkhawatirkan. Batu tersebut berpotensi jatuh menimpa rumah jika terjadi pergerakan tanah susulan. BPBD Kabupaten Purworejo mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. BPBD merekomendasikan warga untuk melanjutkan pembuatan terasering guna menstabilkan lereng dan meminta perangkat desa melakukan pemantauan berkala terhadap posisi batu besar di atas tebing guna mengantisipasi ancaman bahaya lebih lanjut.