BPBD LAKSANAKAN APEL HARI KESIAPSIAGAAN BENCANA NASIONAL (HKBN) TAHUN 2026

By ADMIN 27 Apr 2026, 07:15:45 WIB Pencegahan dan Kesiapsiagaan
BPBD LAKSANAKAN APEL HARI KESIAPSIAGAAN BENCANA NASIONAL (HKBN) TAHUN 2026

Keterangan Gambar : Apel pelaksanaan HKBN tahun 2026 di halaman kantor BPBD Kabupaten Purworejo


27 April 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo menggelar apel khusus dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di halaman Kantor BPBD Kabupaten Purworejo pada Minggu, 26 April 2026. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Purworejo, Bapak Wasit Diono, S.Sos, yang bertindak sebagai Komandan Apel. Kehadiran seluruh jajaran pimpinan menunjukkan komitmen kuat instansi dalam memperkuat mitigasi bencana di wilayah Purworejo.

Turut hadir dalam barisan undangan dan peninjau:

  • Bapak Yeniar A, S.E (Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan)

  • Bapak Suparyono, S.Sos (Kabid Kedaruratan dan Logistik)

  • Bapak Bagyo Prihantoro, S.Kep., Ners., MPH (Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi)

Peserta apel terdiri dari seluruh personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Purworejo yang tampak sigap dengan atribut oranye yang menunjukkan warna dominan dari BPBD. Dalam amanatnya, Bapak Wasit Diono menekankan bahwa kesiapsiagaan bukanlah slogan semata, melainkan sebuah tindakan yang harus dilatih secara konsisten. Beliau menyoroti dua poin krusial dalam menghadapi potensi ancaman bencana, dampak bencana dapat diminimalisir secara signifikan apabila kita memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat serta melakukan simulasi yang berkelanjutan. Kita tidak bisa menghentikan alam, tapi kita semua bisa menyiapkan diri. Lebih lanjut, Kalaksa juga mengingatkan seluruh personel akan tanggung jawab besar yang diemban. BPBD bukan hanya sekadar tim penyelamat saat terjadi musibah, namun memiliki peran vital dalam langkah preventif (pencegahan). Beliau menginstruksikan agar seluruh anggota TRC dan jajaran kabid selalu berada dalam kondisi siaga 24/7. Hal ini bertujuan agar saat terjadi bencana sewaktu-waktu, respon cepat dapat diberikan guna memberikan rasa aman bagi warga Kabupaten Purworejo.