ANTISIPASI NATARU, BPBD MENGIKUTI RAPAT DARING DI POLRES PURWOREJO

By ADMIN 12 Des 2025, 18:49:13 WIB Kedaruratan dan Logistik
ANTISIPASI NATARU, BPBD MENGIKUTI RAPAT DARING DI POLRES PURWOREJO

Keterangan Gambar : Rapat Koordinasi (Rakor) antisipasi Nataru yang dilaksanakan secara daring (online) di Polres Purworejo


12 Desember 2025 - Dalam rangka menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 / 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo turut serta dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dilaksanakan secara daring (online) di Polres Purworejo pada Kamis, 11 Desember 2025. BPBD Purworejo diwakili oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Bapak Suparyono, S.Sos, didampingi oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD. Rakor ini fokus membahas kesiapsiagaan dan langkah-langkah antisipasi menghadapi berbagai risiko selama periode Nataru. 

Materi utama dalam rapat daring tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Bapak Tito Karnavian. Arahan Mendagri berfokus pada tiga isu krusial yang harus diantisipasi oleh pemerintah daerah, khususnya saat mobilitas masyarakat meningkat di akhir tahun:

  1. Antisipasi Bencana Hidrometeorologi: Penekanan terhadap potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang sering terjadi selama musim penghujan pada periode Nataru.

  2. Risiko Keamanan dan Keselamatan: Peningkatan kewaspadaan terhadap risiko keamanan dan keselamatan publik, terutama di lokasi keramaian dan jalur-jalur transportasi.

  3. Mitigasi Bencana dan Adaptasi Kebencanaan: Pentingnya upaya mitigasi jangka pendek dan jangka panjang, serta mendorong adaptasi masyarakat terhadap kondisi kebencanaan yang mungkin terjadi.

Kehadiran BPBD Purworejo dalam rakor ini menegaskan komitmen daerah dalam menyelaraskan kebijakan pusat terkait pengamanan dan penanggulangan bencana selama periode Nataru. BPBD Purworejo siap menyiagakan personel dan logistik untuk merespons cepat potensi kejadian bencana Hidrometeorologi, terutama di jalur-jalur vital yang digunakan masyarakat.