TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN BENCANA, BPBD BERIKAN EDUKASI DAN SIMULASI GEMPA BUMI DI RSUD dr. TJITROWARDOJO

By ADMIN 13 Jul 2026, 20:39:14 WIB Pencegahan dan Kesiapsiagaan
TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN BENCANA, BPBD BERIKAN EDUKASI DAN SIMULASI GEMPA BUMI DI RSUD dr. TJITROWARDOJO

Keterangan Gambar : BPBD memberikan pembekalan materi dan simulasi penanganan bencana di RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo.


13 Juli 2026 - Guna memperkuat kapasitas dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di lingkungan fasilitas kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo memberikan pembekalan materi dan simulasi penanganan bencana di RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo. Kegiatan ini diwakili oleh staf Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Bapak Ariyanto, S.Pd., dan Bapak Kurnia Arif Nugroho. Bertempat di Ruang Auditorium RSUD dr. Tjitrowardojo, kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 40 orang karyawan dan karyawati rumah sakit. Karena rangkaian acara telah resmi dibuka pada hari sebelumnya, kegiatan hari ini langsung diawali dengan pemaparan materi inti.

Sesi pertama diisi oleh Bapak Ariyanto, S.Pd., yang menyampaikan materi krusial mengenai Mitigasi Bencana Gempa Bumi, khususnya pada struktur bangunan bertingkat dan fasilitas umum seperti rumah sakit. Usai pembekalan teori, kegiatan bergeser ke Gedung Bima RSUD dr. Tjitrowardojo untuk pelaksanaan briefing teknis dan simulasi lapangan. Sesi ini dipandu oleh Bapak Kurnia Arif Nugroho, yang melakukan pembagian tugas simulasi gempa bumi dengan menyelaraskannya pada sistem keselamatan rumah sakit, yakni prosedur Code Green (evakuasi pasien dan personel).

Dalam simulasi di Gedung Bima, seluruh peserta mempraktikkan secara langsung cara menyelamatkan diri saat gempa terjadi (drop, cover, and hold on), serta metode evakuasi mandiri dan evakuasi pasien secara aman menuju titik kumpul yang telah ditentukan. Setelah seluruh rangkaian simulasi selesai, tim BPBD Purworejo bersama manajemen rumah sakit langsung menggelar sesi evaluasi. Evaluasi ini bertujuan untuk mencatat hal-hal yang perlu diperbaiki, mulai dari waktu respons, jalur evakuasi, hingga efektivitas komunikasi antarpetugas saat kondisi darurat. Melalui pelatihan dan simulasi ini, diharapkan seluruh karyawan RSUD dr. Tjitrowardojo memiliki kesiapan mental dan keterampilan yang matang, sehingga mampu meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa apabila sewaktu-waktu terjadi bencana alam