ASSESMEN BAK PENAMPUNGAN AIR BERSIH DI DESA BAPANGSARI, KECAMATAN BAGELEN

By ADMIN 08 Jul 2026, 07:04:45 WIB Kedaruratan dan Logistik
ASSESMEN BAK PENAMPUNGAN AIR BERSIH DI DESA BAPANGSARI, KECAMATAN BAGELEN

Keterangan Gambar : Staff BPBD melaksanakan asesmen dan checking sarana penampungan air bersih di Desa Bapangsari, Kecamatan Bagelen.


08 Juli 2026 - Mengantisipasi dampak kekeringan yang mulai meluas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo bergerak cepat merespons permohonan bantuan air bersih. Dua personel BPBD, Rudy Setyawan dan Tunggal Aji P., diterjunkan langsung untuk melaksanakan asesmen dan pengecekan sarana penampungan air bersih di Desa Bapangsari, Kecamatan Bagelen, pada Selasa (07/07/2026). Kegiatan pengecekan yang berpusat di Dusun Kalimaro ini dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan pihak Pemerintah Desa Bapangsari dan Kepala Dusun Kalimaro. Langkah ini bertujuan untuk menilai kondisi fisik penampungan, memastikan kesiapan sarana sebagai titik distribusi, serta memonitor efektivitas penyaluran air bersih di wilayah terdampak.

Berdasarkan hasil peninjauan di Dusun Kalimaro, tepatnya di lingkungan RT 01/RW 08 dan RT 02/RW 08, petugas mendapati kondisi riil sarana penampungan sebagai berikut:

  • Ketersediaan Bak: Terdapat 2 unit bak penampungan air bersih permanen yang masing-masing memiliki kapasitas masif sekitar ±5.000 liter.

  • Bak Penampungan I: Berada dalam kondisi baik dan bersih karena telah dikuras secara gotong royong oleh warga, sehingga dinyatakan siap menerima distribusi air.

  • Bak Penampungan II: Secara struktur fisik dalam kondisi baik, namun belum dibersihkan dan belum memiliki penutup. Guna mencegah kontaminasi yang dapat menurunkan kualitas air bersih, petugas BPBD memberikan arahan tegas agar bak tersebut segera dibersihkan dan diberi penutup sebelum dropping air dimulai.

  • Aksesibilitas: Jalur menuju lokasi dipastikan aman dan dapat dilalui oleh armada truk tangki BPBD melalui kombinasi jalan rabat beton dan makadam.

Menurut penuturan Kepala Dusun Kalimaro, warganya telah mulai mengalami krisis kekurangan air bersih sejak awal Juli 2026. Selama ini, air dari bak penampungan tersebut sangat vital karena diandalkan masyarakat untuk kebutuhan MCK, memasak, hingga air minum. Sebelum bantuan dari BPBD datang, warga terpaksa menyambung hidup dengan mengambil sisa-sisa air dari beberapa sumur milik warga lain yang debitnya kian menipis. Total penerima manfaat di wilayah ini mencakup 19 KK (51 jiwa), dengan rincian:

  • RT 01/RW 08: 9 KK / 21 jiwa.

  • RT 02/RW 08: 10 KK / 30 jiwa.

Dari estimasi kewilayahan, satu kali pendistribusian air bersih (penuh) diperkirakan mampu menyokong kebutuhan hidup warga selama kurang lebih 5 hari. Secara umum, kedua titik penampungan di Dusun Kalimaro layak digunakan. Namun, distribusi air bersih baru akan dilaksanakan setelah satu bak penampungan yang belum layak selesai dibersihkan dan ditutup oleh warga demi menjaga higienitas air. Setelah seluruh persiapan pembersihan selesai, Pemerintah Desa Bapangsari akan langsung mengonfirmasi petugas BPBD untuk menjadwalkan pengiriman. Sebagai langkah penanganan, BPBD Kabupaten Purworejo merencanakan bakal langsung mengirimkan 2 truk tangki air bersih sekaligus untuk menyuplai dua titik penampungan tersebut secara bersamaan. Frekuensi pengiriman selanjutnya diproyeksikan akan berjalan berkala setiap 5 hari sekali, dengan terus memonitor dinamika kebutuhan masyarakat serta kondisi ketersediaan air di lapangan.