Plh. SEKDA PURWOREJO LEPAS DROPING PERDANA BANTUAN AIR BERSIH BPBD DI PENDOPO KABUPATEN, ANTISIPASI DAMPAK KEMARAU PANJANG

By ADMIN 04 Jul 2026, 15:13:07 WIB Pemerintahan
Plh. SEKDA PURWOREJO LEPAS DROPING PERDANA BANTUAN AIR BERSIH BPBD DI PENDOPO KABUPATEN, ANTISIPASI DAMPAK KEMARAU PANJANG

Keterangan Gambar : Pelepasan Dropping Perdana Bantuan Air Bersih BPBD oleh Plh. Sekda Kabupaten Purworejo bersama Kalaksa BPBD Kabupaten Purworejo bersama jajaran pejabat terkait di Pendopo Kabupaten.


04 Juli 2026 - Sebagai langkah konkret pemerintah daerah dalam menyikapi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaksanakan kegiatan Pelepasan Dropping Perdana Bantuan Air Bersih. Acara seremonial ini dipimpin langsung oleh Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo Bapak dr. Tolkha Amaruddin, Sp.THT, M.Kes. yang bertempat di Pendopo Kabupaten Purworejo pada Kamis (02/07/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan terkait, di antaranya Plh. Sekda Kabupaten Purworejo, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purworejo Bapak Wasit Diono, S.Sos, Kepala Dinsosdaldukkb Kabupaten Purworejo, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, serta Camat Bagelen. Turut hadir pula Kepala BPD Bank Jateng KC Purworejo, Direktur PDAM Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo, Ketua PMI Kabupaten Purworejo, Ketua Baznas Kabupaten Purworejo, serta Kepala Desa Somorejo, Kecamatan Bagelen.

Pelaksanaan bantuan air bersih ini dilatarbelakangi oleh rilis prediksi cuaca dari BMKG terkait musim kemarau tahun 2026. Berdasarkan data BMKG, wilayah Kabupaten Purworejo diprediksi akan mengalami musim kemarau dengan durasi mencapai 14 hingga 18 dasarian (sekitar 4,5 – 6 bulan).

Pergerakan awal musim kemarau di Kabupaten Purworejo sendiri terbagi menjadi tiga fase:

  • April Dasarian III: Meliputi Kecamatan Grabag, Ngombol, Purwodadi, Bagelen, Butuh, Kutoarjo, Bayan, dan Banyuurip.

  • Mei Dasarian III: Meliputi Kecamatan Bruno, Pituruh, dan Kemiri.

  • Juni Dasarian III: Meliputi Kecamatan Purworejo, Kaligesing, Bener, Loano, dan Gebang.

Secara administratif, kegiatan penanggulangan kekeringan ini didasarkan pada Dokumen Perubahan Pelaksanaan Anggaran (DPPA) BPBD Kabupaten Purworejo Tahun 2026 Nomor: DPPA/A.2/1.05.0.00.0.00.05.000/001/2026 tertanggal 26 Maret 2026, analisis pembaruan data BMKG bulan Mei 2026, serta adanya surat permohonan bantuan air bersih yang diajukan oleh masyarakat melalui pemerintah desa setempat. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan Laporan Penyelenggara Kegiatan yang disampaikan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Purworejo Bapak Muhammad Yuniarto, S.P., M.A.P.,. Acara inti diisi dengan penyampaian sambutan tertulis Bupati Purworejo yang diwakili dan dibacakan oleh Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo, Bapak Tolkha Amaruddin, S.P., T.H.T., M.Kes.

Setelah sesi foto bersama, Plh. Sekretaris Daerah didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purworejo secara resmi melepas kibaran bendera start sebagai tanda diberangkatkannya armada tangki bantuan air bersih. Pada pelepasan perdana ini, bantuan langsung diarahkan ke titik lokasi terdampak di Desa Somorejo, Kecamatan Bagelen, dengan alokasi sebanyak 3 tangki atau setara dengan 15.000 liter. Untuk periode selanjutnya, mekanisme pendistribusian air bersih akan terus disalurkan secara berkala sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat terdampak setelah melalui proses assessment (kaji cepat) oleh petugas lapangan dari BPBD Kabupaten Purworejo. Pemerintah daerah berharap sinergi lintas instansi dan lembaga pemangku kepentingan ini dapat meminimalisir dampak krisis air bersih di Purworejo selama musim kemarau berlangsung.