PETAKAN DAMPAK KEKERINGAN, BPBD LAKUKAN ASSESMENT DISTRIBUSI AIR BERSIH DI DESA DOMOREJO KECAMATAN BAGELEN

By ADMIN 02 Jul 2026, 06:23:50 WIB Kedaruratan dan Logistik
PETAKAN DAMPAK KEKERINGAN, BPBD LAKUKAN ASSESMENT DISTRIBUSI AIR BERSIH DI DESA DOMOREJO KECAMATAN BAGELEN

Keterangan Gambar : Kepala Bidang Darlog Bapak Muhammad Yuniarto, S.P., M.A.P. beserta staff dan perangkat desa Somorejo melaksanakan checking bak penampungan air bersih


02 Juli 2026 - Mengantisipasi dampak musim kemarau yang kian meluas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo bergerak cepat melakukan asesment lapangan di Desa Somorejo, Kecamatan Bagelen, pada Senin (29/06/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan kebutuhan serta memastikan kesiapan sarana prasarana jelang pendistribusian air bersih bagi warga terdampak. Kegiatan asesment dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Purworejo, Bapak Muhammad Yuniarto, S.P., M.A.P. Dengan didampingi oleh anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, Bapak Ahmad P. dan Tunggal Aji P., tim disambut langsung oleh jajaran Pemerintah Desa Somorejo untuk melakukan peninjauan bersama di beberapa titik lokasi penampungan.

Berdasarkan hasil pendataan dan koordinasi komprehensif di lapangan, dampak kemarau di Desa Somorejo kini telah memengaruhi kebutuhan dasar ratusan warga. Berikut adalah poin-poin penting hasil asesmen tim BPBD Kabupaten Purworejo:

  • Total Warga Terdampak: Kekurangan air bersih melanda sedikitnya 765 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 7 RT pada 3 Dusun, yaitu Dusun Sejagir, Tepus, dan Mejing.

  • Kebutuhan Mendesak: Memasuki musim kemarau saat ini, masyarakat sangat membutuhkan bantuan suplai air bersih dari pemerintah guna memenuhi kebutuhan esensial sehari-hari seperti memasak, minum, mandi, mencuci, dan sanitasi.

  • Kesiapan Lokasi Baru: Di Dusun Sejagir, yang merupakan lokasi baru pengajuan distribusi, tempat penampungan air dipastikan telah dibersihkan oleh warga setempat dan kini dalam kondisi siap menerima suplai air bersih.

Guna mendukung kelancaran distribusi, tim BPBD juga memeriksa kelayakan infrastruktur penampungan air di desa tersebut. Dari hasil pengecekan, sarana penampungan yang tersedia dinilai sangat memadai dan siap dioperasikan, meliputi:

  • 12 unit penampungan permanen dengan kapasitas masing-masing sekitar 8.000 liter.

  • 1 unit toren air dalam kondisi baik dan siap menampung distribusi air bersih dari armada tangki BPBD.

Menindaklanjuti kondisi krusial tersebut, pihak Pemerintah Desa Somorejo secara resmi telah mengajukan permohonan agar BPBD Kabupaten Purworejo dapat segera mendistribusikan bantuan air bersih secara berkala. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam menghadapi musim kemarau tahun ini.