BPBD GELAR RAKOR DAN SURVEY LOKASI MEMBAHAS PERMOHONAN REKOMENDASI MITIGASI PT PRAJA MUKTI PERKASA

By ADMIN 23 Jul 2026, 18:47:37 WIB Pencegahan dan Kesiapsiagaan
BPBD GELAR RAKOR DAN SURVEY LOKASI MEMBAHAS PERMOHONAN REKOMENDASI MITIGASI PT PRAJA MUKTI PERKASA

Keterangan Gambar : Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Permohonan Rekomendasi Mitigasi Bencana untuk rencana pembangunan oleh PT Praja Mukti Perkasa.


23 Juli 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Permohonan Rekomendasi Mitigasi Bencana untuk rencana pembangunan oleh PT Praja Mukti Perkasa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (22/07/2026) mulai pukul 09.00 WIB bertempat di Aula BPBD Kabupaten Purworejo, dilanjutkan dengan peninjauan lapangan (survey lokasi) langsung ke area perumahan yang direncanakan. Acara yang dimoderatori oleh Kepala Bidang (Kabid) 1 BPBD Kabupaten Purworejo Bapak Yeniar A, S.E ini dibuka secara resmi oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Purworejo Bapak Wasit Diono, S.Sos. Dalam arahannya, Kalaksa menegaskan kepada pihak pengembang, PT Praja Mukti Perkasa, agar berkomitmen penuh untuk melaksanakan seluruh rekomendasi teknis mitigasi bencana yang ditagihkan guna menjamin keselamatan kawasan dan pemukiman sekitar di masa depan.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh jajaran lintas sektor dan pihak pemohon, meliputi:

  • Sekretaris BPBD Kabupaten Purworejo

  • Kepala Bidang 1, 2, dan 3 BPBD Kabupaten Purworejo

  • Penelaah Teknis Kebijakan Bidang 1, 2, dan 3 BPBD Kabupaten Purworejo

  • Camat Bayan yang diwakili oleh Kasi Trantib Kecamatan Bayan

  • Kepala Desa Pekutan

  • Perwakilan Manajemen PT Praja Mukti Perkasa

Dalam paparan awal, Kepala Desa Pekutan menyampaikan kondisi geografis wilayah setempat, di mana lahan yang direncanakan merupakan lahan kering yang kurang produktif serta secara historis belum pernah mengalami kejadian banjir. Selanjutnya, pihak pengembang dari PT Praja Mukti Perkasa memaparkan masterplan pembangunan perumahan, mulai dari layout kawasan hingga sistem drainase dan saluran air. Tim BPBD Kabupaten Purworejo turut memaparkan kajian peta kondisi kebencanaan di lokasi yang dituju. Mempertimbangkan zonasi kerawanan, tim teknis merekomendasikan penyiapan fasilitas pendukung mitigasi seperti jalur evakuasi, titik kumpul darurat, serta pelaksanaan sosialisasi kebencanaan secara berkala kepada calon penghuni dan warga sekitar.

Usai sesi tanggapan dan diskusi interaktif di aula, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi pembangunan di Desa Pekutan untuk melakukan verifikasi serta survey lapangan. Berdasarkan hasil tinjauan teknis di lapangan, dirumuskan beberapa poin rekomendasi utama yang wajib dipenuhi oleh PT Praja Mukti Perkasa:

  1. Pengelolaan Drainase: Saluran irigasi/pembuangan air diarahkan ke bagian belakang (sisi utara) yang nantinya terintegrasi disalurkan menuju anak Sungai Jali.

  2. Elevasi Pondasi: Pembangunan pondasi bangunan harus dibuat lebih tinggi sebagai langkah antisipasi terhadap risiko potensi limpasan air saat curah hujan tinggi.

  3. Fasilitas Evakuasi: Menyiapkan dan menandai secara jelas akses jalur evakuasi serta titik kumpul (assembly point) yang memadai di dalam komplek perumahan.

  4. Aksesibilitas Darurat: Lebar jalan utama pada akses pintu masuk perumahan wajib memperhitungkan dimensi kendaraan pemadam kebakaran agar dapat masuk dan beroperasi tanpa hambatan saat terjadi situasi darurat.

Melalui rakor dan survey teknis ini, BPBD Kabupaten Purworejo memastikan bahwa setiap investasi dan pembangunan pemukiman di wilayah Kabupaten Purworejo tetap berwawasan lingkungan serta mengedepankan prinsip-prinsip pengurangan risiko bencana.