TRC BPBD LAKSANAKAN ASSESMENT TERKAIT KEBAKARAN MESIN DIESEL POMPA AIR DI DESA KALIJERING, KECAMATAN PITURUH

By ADMIN 04 Sep 2026, 22:36:46 WIB Kedaruratan dan Logistik
TRC BPBD LAKSANAKAN ASSESMENT TERKAIT KEBAKARAN MESIN DIESEL POMPA AIR DI DESA KALIJERING, KECAMATAN PITURUH

Keterangan Gambar : Kebakaran mesin diesel pompa air di Desa Kalijering, Kecamatan Pituruh


04 September 2026 - Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo yang terdiri dari Ari W, Wawan D, dan Tunggal A diterjunkan langsung ke lapangan guna melaksanakan asesmen atas insiden kebakaran mesin diesel di Dusun Kaliduren RT 03/RW 02, Desa Kalijering, Kecamatan Pituruh, Jumat (04/09/2026). Insiden yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB ini mengakibatkan lumpuhnya distribusi air bersih bagi ratusan kepala keluarga di wilayah tersebut. Sebelum insiden terjadi, dua unit mesin diesel pompa air tersebut beroperasi secara bergantian untuk menyedot dan menyalurkan air dari Sungai Ngapit/Kaliduren kepada warga. Kobaran api pertama kali diketahui oleh warga setempat usai melangsungkan ibadah salat Jumat. Warga yang melihat kepulan api langsung bergotong royong memadamkan kobaran menggunakan sumber air di sekitar lokasi. Api berhasil dipadamkan secara mandiri sebelum meluas lebih jauh. Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu akibat mesin pompa yang mengalami panas berlebih (overheat).

Dampak Kebakaran dan Gangguan Pasokan Air Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah ini. Kendati demikian, kerugian materiil mencakup:

  • Mesin Utama Ludes: 2 unit mesin diesel kapasitas 12 PK milik Pemerintah Desa Kalijering (hasil pengadaan Dana Desa Tahun 2021) ludes terbakar dan rusak total.

  • Kerusakan Fasilitas: Bangunan gardu tempat mesin ikut terbakar meski masih bisa difungsikan, serta sebagian pipa penyalur di sekitar mesin mengalami kerusakan.

  • Krisis Air Bersih: Kebakaran ini berdampak langsung pada terhentinya pasokan air bagi sekitar 300 KK yang tersebar di Dusun Kaliduren, Sikopek Kulon, dan Sikopek Wetan.

Saat ini, cadangan air bersih milik warga diperkirakan hanya mampu bertahan untuk 1 hingga 2 hari ke depan. Meskipun debit air di Sungai Ngapit/Kaliduren mulai menurun, sumber air tersebut dipastikan masih sangat mencukupi untuk didistribusikan. Sebagai langkah tanggap darurat, Pemerintah Desa Kalijering mengambil inisiatif meminjam 1 unit mesin diesel bantuan dari Desa Sokogelap, Kecamatan Kemiri. Meski kapasitasnya belum mampu mencukupi kebutuhan seluruh 300 KK secara maksimal, keberadaan mesin pinjaman tersebut diharapkan dapat meminimalisasi dampak krisis air bersih sembari menunggu unit pengganti terpasang.

Mengingat dua mesin diesel yang terbakar merupakan jantung utama dari sistem distribusi air desa, TRC BPBD Kabupaten Purworejo bersama Pemdes Kalijering dan warga mengeluarkan beberapa poin rekomendasi penanganan:

  1. Pengadaan Darurat: Memprioritaskan pengadaan atau penggantian 1 unit mesin diesel baru kapasitas 12 PK secepatnya.

  2. Optimalisasi Mesin Pinjaman: Memaksimalkan penggunaan mesin pinjaman dari Desa Sokogelap hingga sistem utama kembali pulih.

  3. Pemeriksaan Infrastruktur: Melakukan inspeksi dan perbaikan menyeluruh pada gardu, jaringan pipa, serta sistem pengoperasian sebelum jaringan diaktifkan kembali.

  4. Pencegahan Overheat: Menerapkan SOP pemantauan dan waktu pengoperasian mesin yang lebih ketat guna mencegah insiden serupa.

  5. Opsi Bantuan Air Bersih: Apabila pasokan air masyarakat menipis dan belum tercukupi, Pemerintah Desa diimbau segera mengajukan permohonan resmi bantuan dropping air bersih ke BPBD Kabupaten Purworejo.