▴ ▴ - SUSUN RAPERBUB PENGEMBANGAN KAWASAN PESISIR, BPBD TEKANKAN PENTINGNYA MITIGASI TSUNAMI
- BPBD DAN BAZNAS BERKOLABORASI DALAM KEGIATAN PERTOLONGAN DI MEDAN KETINGGIAN
- BPBD HADIRI FGD SEKOLAH NASIONAL TERINTEGRASI 2026 PASTIKAN ASPEK KESELAMATAN DAN MITIGASI BENCANA
- BPBD LAKSANAKAN DESTANA TAHUN 2026 DI DESA ROWOBAYEM, KECAMATAN KEMIRI
- BPBD LANJUTKAN HARI KEDUA KEGIATAN DESTANA DI DESA ROWOBAYEM, KECAMATAN KEMIRI TAHUN 2026
- BPBD HADIRI KEGIATAN NON FISIK PENYULUHAN TMMD SENGKUYUNG TAHAP II
- BPBD LAKSANAKAN DESTANA TAHUN 2026 DI DESA ROWODADI, KECAMATAN GRABAG
- TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN SEJAK DINI, BPBD GELAR SOSIALISASI DAN SIMULASI DI SMP N 35 PURWOREJO
- BPBD LAKUKAN ASESMEN CEPAT TERKAIT TALUD SALURAN PEMBUANGAN MENUJU SUNGAI BOGOWONTO LONGSOR
- BPBD LAKSANAKAN APEL HARI KESIAPSIAGAAN BENCANA NASIONAL (HKBN) TAHUN 2026
SUSUN RAPERBUB PENGEMBANGAN KAWASAN PESISIR, BPBD TEKANKAN PENTINGNYA MITIGASI TSUNAMI
Berita Terkait
- BPBD DAN BAZNAS BERKOLABORASI DALAM KEGIATAN PERTOLONGAN DI MEDAN KETINGGIAN0
- BPBD HADIRI FGD SEKOLAH NASIONAL TERINTEGRASI 2026 PASTIKAN ASPEK KESELAMATAN DAN MITIGASI BENCANA0
- BPBD LAKSANAKAN DESTANA TAHUN 2026 DI DESA ROWOBAYEM, KECAMATAN KEMIRI0
- BPBD LANJUTKAN HARI KEDUA KEGIATAN DESTANA DI DESA ROWOBAYEM, KECAMATAN KEMIRI TAHUN 2026 0
- BPBD HADIRI KEGIATAN NON FISIK PENYULUHAN TMMD SENGKUYUNG TAHAP II0
- BPBD LAKSANAKAN DESTANA TAHUN 2026 DI DESA ROWODADI, KECAMATAN GRABAG0
- TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN SEJAK DINI, BPBD GELAR SOSIALISASI DAN SIMULASI DI SMP N 35 PURWOREJO0
- BPBD LAKUKAN ASESMEN CEPAT TERKAIT TALUD SALURAN PEMBUANGAN MENUJU SUNGAI BOGOWONTO LONGSOR0
- BPBD LAKSANAKAN APEL HARI KESIAPSIAGAAN BENCANA NASIONAL (HKBN) TAHUN 20260
- BPBD PASANG EARLY WARNING SYSTEM (EWS) TSUNAMI BARU DI DESA PEJAGRAN UNTUK PERKUAT SISTEM PERINGATAN DINI 0
Berita Populer
- MITIGASI
- RESCUE ULAR WELING OLEH BPBD DI KANTOR SATPOL PP DAMKAR
- Apa itu Relawan Kebencanaan?
- HASIL RILIS PRAKIRAAN MUSIM KEMARAU TAHUN 2024 DI JAWA TENGAH
- PETA DAERAH RAWAN BENCANA TSUNAMI
- APA ARTI BENCANA ?
- Apa Itu Potensi Bencana ?
- JADWAL VAKSINASI RUTIN DI RUMAH SAKIT KAB. PURWOREJO
- MAKNA SERAGAM ORANGE
- MUSIM KEMARAU TAHUN 2023 AKAN DIPERKIRAKAN LEBIH KERING DARI SEBELUMNYA

Keterangan Gambar : BPBD menghadiri rapat koordinasi penyusunan Peraturan Bupati (Perbup) terkait Rencana Aksi Pengembangan Kawasan Pesisir Kabupaten Purworejo
12 Mei 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo yang diwakili oleh Bapak Ariyanto, S.Pd., menghadiri rapat koordinasi penyusunan Peraturan Bupati (Perbup) terkait Rencana Aksi Pengembangan Kawasan Pesisir Kabupaten Purworejo. Rapat penting ini digelar di Ruang Rapat Bapperida Kabupaten Purworejo pada Senin (11/05/2026) mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Bapperida Kabupaten Purworejo dan dihadiri oleh perwakilan lintas instansi guna menyinkronkan kebijakan pengembangan wilayah pesisir dengan regulasi teknis di masing-masing OPD.
Rapat koordinasi ini melibatkan jajaran pejabat dan perwakilan dari berbagai instansi strategis, di antaranya:
-
Sekretaris serta para Kepala Bidang di lingkungan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida).
-
Perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
-
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPPAPMD).
-
Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan.
-
Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Dinperkimtan).
-
Dinas Sosial, DLHP, Dinkominfo, DPUPR, Dinporapar.
-
Serta perwakilan dari Bagian Perekonomian dan Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Purworejo.
Dalam sesi pemaparan yang dipandu oleh Kabid Bapperida, tim penyusun meminta masukan dan saran dari seluruh OPD peserta rapat sesuai dengan kewenangan masing-masing. Perwakilan BPBD, Bapak Ariyanto, S.Pd., dalam pendapatnya menyampaikan bahwa BPBD sepenuhnya mendukung rencana pengembangan kawasan pesisir Kabupaten Purworejo. Namun, beliau memberikan catatan kritis bahwa setiap aspek pembangunan fisik maupun ekonomi di wilayah tersebut wajib mengintegrasikan prinsip mitigasi bencana. Mengingat wilayah pesisir Purworejo memiliki potensi ancaman bencana gempa bumi dan Tsunami, maka pengembangan kawasan harus selaras dengan upaya keselamatan. Infrastruktur yang dibangun tidak boleh mengabaikan tata ruang berbasis risiko bencana,
Lebih lanjut, BPBD menekankan tiga poin utama dalam penyusunan Perbup tersebut:
-
Jalur Evakuasi: Penentuan dan pemeliharaan jalur arah evakuasi yang jelas dan mudah diakses.
-
Titik Kumpul: Penyediaan lokasi titik kumpul aman yang representatif bagi masyarakat dan wisatawan.
-
Simulasi Berkala: Kewajiban pengelola kawasan untuk melakukan simulasi bencana secara rutin guna menjaga kesiapsiagaan warga di area pesisir.
Setelah melalui proses diskusi dan penjaringan aspirasi, rapat koordinasi ini resmi ditutup oleh Sekretaris Bapperida Kabupaten Purworejo. Hasil dari pertemuan ini akan menjadi bahan finalisasi draf Peraturan Bupati agar pengembangan pesisir Purworejo tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga tangguh dalam menghadapi potensi bencana.







