SUSUN RAPERBUB PENGEMBANGAN KAWASAN PESISIR, BPBD TEKANKAN PENTINGNYA MITIGASI TSUNAMI

By ADMIN 12 Mei 2026, 15:31:48 WIB Pemerintahan
SUSUN RAPERBUB PENGEMBANGAN KAWASAN PESISIR, BPBD TEKANKAN PENTINGNYA MITIGASI TSUNAMI

Keterangan Gambar : BPBD menghadiri rapat koordinasi penyusunan Peraturan Bupati (Perbup) terkait Rencana Aksi Pengembangan Kawasan Pesisir Kabupaten Purworejo


12 Mei 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo yang diwakili oleh Bapak Ariyanto, S.Pd., menghadiri rapat koordinasi penyusunan Peraturan Bupati (Perbup) terkait Rencana Aksi Pengembangan Kawasan Pesisir Kabupaten Purworejo. Rapat penting ini digelar di Ruang Rapat Bapperida Kabupaten Purworejo pada Senin (11/05/2026) mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Bapperida Kabupaten Purworejo dan dihadiri oleh perwakilan lintas instansi guna menyinkronkan kebijakan pengembangan wilayah pesisir dengan regulasi teknis di masing-masing OPD.

Rapat koordinasi ini melibatkan jajaran pejabat dan perwakilan dari berbagai instansi strategis, di antaranya:

  • Sekretaris serta para Kepala Bidang di lingkungan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida).

  • Perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

  • Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPPAPMD).

  • Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan.

  • Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Dinperkimtan).

  • Dinas Sosial, DLHP, Dinkominfo, DPUPR, Dinporapar.

  • Serta perwakilan dari Bagian Perekonomian dan Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Purworejo.

Dalam sesi pemaparan yang dipandu oleh Kabid Bapperida, tim penyusun meminta masukan dan saran dari seluruh OPD peserta rapat sesuai dengan kewenangan masing-masing. Perwakilan BPBD, Bapak Ariyanto, S.Pd., dalam pendapatnya menyampaikan bahwa BPBD sepenuhnya mendukung rencana pengembangan kawasan pesisir Kabupaten Purworejo. Namun, beliau memberikan catatan kritis bahwa setiap aspek pembangunan fisik maupun ekonomi di wilayah tersebut wajib mengintegrasikan prinsip mitigasi bencana. Mengingat wilayah pesisir Purworejo memiliki potensi ancaman bencana gempa bumi dan Tsunami, maka pengembangan kawasan harus selaras dengan upaya keselamatan. Infrastruktur yang dibangun tidak boleh mengabaikan tata ruang berbasis risiko bencana,

Lebih lanjut, BPBD menekankan tiga poin utama dalam penyusunan Perbup tersebut:

  1. Jalur Evakuasi: Penentuan dan pemeliharaan jalur arah evakuasi yang jelas dan mudah diakses.

  2. Titik Kumpul: Penyediaan lokasi titik kumpul aman yang representatif bagi masyarakat dan wisatawan.

  3. Simulasi Berkala: Kewajiban pengelola kawasan untuk melakukan simulasi bencana secara rutin guna menjaga kesiapsiagaan warga di area pesisir.

Setelah melalui proses diskusi dan penjaringan aspirasi, rapat koordinasi ini resmi ditutup oleh Sekretaris Bapperida Kabupaten Purworejo. Hasil dari pertemuan ini akan menjadi bahan finalisasi draf Peraturan Bupati agar pengembangan pesisir Purworejo tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga tangguh dalam menghadapi potensi bencana.