BPBD DAN BAZNAS BERKOLABORASI DALAM KEGIATAN PERTOLONGAN DI MEDAN KETINGGIAN

By ADMIN 12 Mei 2026, 15:25:16 WIB Kegiatan
BPBD DAN BAZNAS BERKOLABORASI DALAM KEGIATAN PERTOLONGAN DI MEDAN KETINGGIAN

Keterangan Gambar : BPBD dan Baznas sedang melaksanakan simulasi kegiatan "Pertolongan di Medan Ketinggian"


12 Mei 2026 - Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) Tahun 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo bertindak sebagai instruktur dalam pelatihan teknis yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Purworejo. Kegiatan yang mengusung tema "Pertolongan di Medan Ketinggian" ini dilaksanakan di Jembatan Bendung Sejiwan pada Senin, 11 Mei 2026. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan ketangkasan para relawan dalam melakukan evakuasi pada medan vertikal yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan diawali sambutan dari Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Purworejo Bapak Yeniar A, S.E. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa keterampilan di medan ketinggian adalah kompetensi vital yang harus dimiliki relawan untuk meminimalisir risiko fatalitas saat terjadi bencana. Senada dengan hal tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo menyampaikan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk kesiapan lembaga dalam mendukung kemanusiaan di Purworejo. Setelah sesi pembukaan yang khidmat dengan doa dan foto bersama, para peserta langsung diarahkan untuk melakukan kegiatan pemanasan guna memastikan kesiapan fisik sebelum memasuki materi inti.

Pelatihan dibagi menjadi beberapa sesi krusial yang dipandu langsung oleh para ahli:

  • Edukasi Alat: Bp. Sutriman dan Bp. Kurnia dari tim instruktur memberikan materi mengenai cara penggunaan dan pemakaian alat evakuasi secara langsung. Peserta diajarkan standar keamanan (safety) penggunaan harness, tali temali, hingga alat desender/asender.

  • Praktik Ascending: Setelah istirahat (Ishoma), peserta mempraktikkan teknik ascending, yaitu teknik naik menggunakan tali dari posisi bawah ke atas, baik untuk penyelamat maupun membawa korban.

  • Manajemen Tandu: Sesi ini dipandu oleh Bp. Irul (Baznas Purworejo) yang memfokuskan pada teknik evakuasi korban menggunakan tandu di medan miring atau vertikal agar posisi korban tetap stabil dan aman selama proses pemindahan.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga Selasa ini diakhiri dengan sesi evaluasi menyeluruh. Tim instruktur memberikan catatan terkait kekompakan tim dan ketepatan penggunaan simpul serta alat. Acara resmi ditutup oleh Bp. Candra dari BAZNAS Kabupaten Purworejo. Melalui kegiatan ini, diharapkan para relawan memiliki kesiapsiagaan yang lebih matang dan profesionalisme yang tinggi dalam menghadapi situasi darurat di Kabupaten Purworejo.