BPBD HADIRI FGD SEKOLAH NASIONAL TERINTEGRASI 2026 PASTIKAN ASPEK KESELAMATAN DAN MITIGASI BENCANA

By ADMIN 12 Mei 2026, 15:17:49 WIB Pemerintahan
BPBD HADIRI FGD SEKOLAH NASIONAL TERINTEGRASI 2026 PASTIKAN ASPEK KESELAMATAN DAN MITIGASI BENCANA

Keterangan Gambar : Perwakilan BPBD Bapak Ariyanto menyampaikan pendapat pada rapat Focus Group Discussion (FGD) terkait progres Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Tahun 2026.


12 Mei 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo menghadiri rapat Focus Group Discussion (FGD) terkait progres Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan pada Selasa, 12 Mei 2026 bertempat di Ruang Aula A Lantai 3 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo. Rapat yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Sekdin Dindikbud) Kabupaten Purworejo. Pertemuan ini bertujuan untuk mematangkan kesiapan data dukung serta menghimpun masukan lintas sektor demi kelancaran program SNT di wilayah Purworejo.

FGD ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan yang komprehensif, antara lain:

  • Perwakilan Asisten Pemerintahan dan Kesra.

  • Perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida).

  • Perwakilan BPBD Kabupaten Purworejo.

  • Perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

  • Perwakilan Camat Purworejo dan Lurah Pangenjurutengah.

  • Koordinator Pengawas SMP Kabupaten Purworejo dan Korwilcambidik Kecamatan Purworejo.

  • Kepala UPT SPNF dan Ketua Forum PKBM Kabupaten Purworejo.

  • Kepala Sekolah dari tiga instansi terkait: SMA Negeri 7 Purworejo, SMP Negeri 1 Purworejo, dan SD Negeri Pangengudang.

Dalam diskusi tersebut, poin utama yang dibahas adalah kesiapan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam melengkapi data dukung SNT. Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta memberikan masukan teknis sesuai dengan kewenangan masing-masing. Perwakilan dari BPBD Kabupaten Purworejo memberikan catatan penting terkait aspek kebencanaan di lokasi calon Sekolah Nasional Terintegrasi. Berdasarkan hasil kajian, lokasi untuk SD Negeri Pangengudang, SMP Negeri 1, dan SMA Negeri 7 Purworejo dinyatakan aman karena tidak berada di zona ancaman bencana tanah longsor maupun banjir. Selain memastikan keamanan lokasi, BPBD selama ini juga telah konsisten melakukan sosialisasi, edukasi, hingga simulasi bencana di berbagai tingkat satuan pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi di Kabupaten Purworejo. Hal ini merupakan langkah krusial untuk melatih kesiapsiagaan warga sekolah sejak dini. Diskusi berjalan interaktif dengan adanya pertukaran saran yang konstruktif guna memastikan standar SNT terpenuhi dari segala sisi, baik administrasi, infrastruktur, maupun keamanan lingkungan. Rapat resmi ditutup oleh Sekdin Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo dengan harapan seluruh tim FGD segera menindaklanjuti kelengkapan data yang dibutuhkan.