▴ ▴ - BPBD GELAR RAKOR DAN SURVEY LOKASI MEMBAHAS PERMOHONAN REKOMENDASI MITIGASI PT PRAJA MUKTI PERKASA
- PERKUAT KETAHANAN BENCANA DI LOKASI TMMD, BPBD BERI PENYULUHAN BENCANA TANAH LONGSOR DI DESA WATUDUWUR
- BPBD KABUPATEN PURWOREJO GELAR SOSIALISASI DAN SIMULASI TANGGAP DARURAT DI CURUG MUNCAR KALIWUNGU
- BPBD GELAR RAPAT KOORDINASI KHUSUS TIM STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM)
- BPBD GELAR APEL SIAGA BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN (KARHUTLA) TAHUN 2026
- BPBD BEKALI SISWA BARU SMK PATRIOT PITURUH DENGAN MITIGASI BENCANA
- BPBD GELAR SOSIALISASI MITIGASI GEMPA BUMI DI SMA N 1 PURWOREJO, BEKALI SISWA BARU TENTANG KESIAPSIAGAAN BENCANA
- PELAYANAN PUBLIK BPBD SEMESTER I TAHUN 2026 RAIH PREDIKAT SANGAT BAIK DENGAN NILAI 90.35
- BPBD LAKSANAKAN RAKOR SIAGA BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN BENCANA, BPBD BERIKAN EDUKASI DAN SIMULASI GEMPA BUMI DI RSUD dr. TJITROWARDOJO
BUPATI MINTA TP PKK PERTAJAM ORIENTASI PROGRAM
Berita Terkait
- SHOLAT IED IDUL ADHA DI CANGKREP LOR, BUPATI SERAHKAN HEWAN KURBAN0
- BUPATI SERAHKAN SK PJ KADES LUBANGSAMPANG SAAT ACARA BSD TERAKHIR0
- CEGAH RADIKALISME PEMKAB PURWOREJO GELAR DIALOG KEBANGSAAN0
- WAKIL BUPATI MINTA SANTRI JADI PANUTAN MASYARAKAT0
- WAKIL BUPATI APRESIASI KOLABORASI TABLIGH AKBAR DAN WAYANGAN0
- WAKIL BUPATI MENILAI KEBERADAAN LANSIA PENTING0
- LINDUNGI PEKERJA MIGRAN, WAKIL BUPATI PURWOREJO TANDATANGANI MoU DENGAN BP2MI0
- BORONG BALON, BUPATI BAGIKAN BUAT ANAK-ANAK0
- TANAH LONGSOR MENUTUP AKSES JL. NASIONAL PURWOREJO - MAGELANG0
- UPACARA PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE 114 TAHUN 20220
Berita Populer
- MITIGASI
- RESCUE ULAR WELING OLEH BPBD DI KANTOR SATPOL PP DAMKAR
- Apa itu Relawan Kebencanaan?
- HASIL RILIS PRAKIRAAN MUSIM KEMARAU TAHUN 2024 DI JAWA TENGAH
- PETA DAERAH RAWAN BENCANA TSUNAMI
- APA ARTI BENCANA ?
- Apa Itu Potensi Bencana ?
- MAKNA SERAGAM ORANGE
- JADWAL VAKSINASI RUTIN DI RUMAH SAKIT KAB. PURWOREJO
- MUSIM KEMARAU TAHUN 2023 AKAN DIPERKIRAKAN LEBIH KERING DARI SEBELUMNYA

Keterangan Gambar : Bupati Purworejo menghadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas TP PKK
Purworejo. Program Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) PKK memiliki peran strategis dalam membangun bangsa yang dimulai dari keluarga, terlebih di tengah perkembangan zaman yang ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Relevan dengan hal itu, Tim Penggerak (TP) PKK sebagai mitra Pemerintah, harus terus membangun jejaring kerjasama kemitraan dengan semua pihak guna menyerap dan menampung aspirasi, serta mempertajam orientasi programnya.
Harapan itu disampaikan Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Bagi Ketua Tim Penggerak PKK Desa/Kelurahan se-Kabupaten Purworejo di Pendopo Rumah Dinas Bupati Purworejo, Rabu (05/07/2023). Tampak hadir Ketua TP PKK Kabupaten Purworejo Hj Fatimah Verena Prihastiary SE, Ketua Dharma Wanita Persatuan Dra Erna Said Romadhon, Kepala DP3APMD Laksana Sakti AP MSi, serta narasumber Abdul Rozak SIP MSi, H Wuntad WS SAg, dan Titik Yatiman.
Lebih lanjut Bupati mengatakan, peningkatan kapasitas merupakan hal yang sangat penting dalam menjalankan peran dan tanggung jawab sebagai Ketua TP PKK Desa/Kelurahan. Sehingga dapat menjadi penggerak, fasilitator, dan koordinator di tingkat terdepan dalam upaya membangun masyarakat yang lebih baik.
”Melalui peningkatan kapasitas, para Ketua TP PKK diharapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan, untuk menghadapi tantangan yang ada dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan,” tandasnya.
Menurut Bupati, dalam era yang terus berkembang dengan perubahan sosial, ekonomi dan teknologi, kita perlu terus mengasah kemampuan kita agar dapat memberikan kontribusi terbaik.
”Peningkatan kapasitas tidak hanya berarti meningkatkan pengetahuan dan keterampilan secara individu, tetapi juga melibatkan proses pembelajaran dan kolaborasi bersama anggota TP PKK Desa/Kelurahan lainnya,” ujarnya.
Dirinya menghimbau agar Ketua TP PKK Desa/Kelurahan mengambil inisiatif dalam mencari peluang-peluang untuk terus belajar dari berbagai pihak, termasuk dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang ada.
”Melalui pemanfaatan platform digital, kita dapat mengakses informasi, berbagi pengalaman, dan terhubung dengan jaringan yang lebih luas. Hal ini akan membantu kita dalam menghadapi tantangan yang kompleks dengan cara yang lebih efisien,” katanya.
Ketua TP PKK Kabupaten Purworejo Hj Fatimah Verena Prihastiary SE mengatakan bahwa peningkatan kapasitas Ketua TP PKK Desa / Kelurahan sudah lama direncanakan, namun baru siang hari ini dilaksanakan.
Dikatakan bahwa sesuai dengan hasil survey mengikuti kegiatan Bupati Saba Desa bahwa dana untuk kegiatan PKK paling banter kisaran Rp 5 – 10 juta. Karena PKK dianggap tidak mampu melengkapi / membuat SPJ.
”Sebagai kader, tunjukkan kalau PKK itu mampu dan cerdas. Melalui Musrenbangdes ajukan proposal dan PKK harus aktif menyampaikan aspirasinya," pesannya.
Sumber: Prokopim







