
- CHECKING EARLY WARNING SYSTEM (EWS) TSUNAMI BULAN MARET TAHUN 2025
- BPBD MELAKSANAKAN RAKOR DAN SINERGITAS DALAM PENANGGULANGAN BENCANA DI WILAYAH KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2025
- BPBD MENGHADIRI RAPAT PARIPURNA DPRD KABUPATEN PURWOREJO
- UJI PUBLIK DRAFT KAJIAN EVALUASI KEGIATAN REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI PASCA BENCANA TAHUN 2025
- BPBD PURWOREJO MENGIKUTI KUNJUNGAN KE BPBD KULON PROGO BERSAMA BNPB
- BIMBINGAN TEKNIS DAN KOORDINASI PURWOREJO DISABILITAS TANGGUH (PORDISTA)
- BPBD MELAKSANAKAN RAPAT KOORDINASI PENANGANAN DEMAM BERDARAH DI WILAYAH KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2025
- RAKOR KESIAPSIAGAAN DALAM PENANGGULANGAN BENCANA SAAT HARI RAYA IDUL FITRI 1446 H
- BPBD MENGHADIRI ACARA PENUTUPAN TMMD SENGKUYUNG TAHAP 1 TA. 2025
- RAPAT KOORDINASI TEKNIS TERKAIT PENGUSULAN RUMAH RUSAK TERDAMPAK BENCANA
WAKIL BUPATI MENILAI KEBERADAAN LANSIA PENTING
Berita Terkait
- LINDUNGI PEKERJA MIGRAN, WAKIL BUPATI PURWOREJO TANDATANGANI MoU DENGAN BP2MI0
- BORONG BALON, BUPATI BAGIKAN BUAT ANAK-ANAK0
- TANAH LONGSOR MENUTUP AKSES JL. NASIONAL PURWOREJO - MAGELANG0
- UPACARA PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE 114 TAHUN 20220
- HKBN 2022 BPBD KABUPATEN PURWOREJO SIMULASIKAN GEMPA0
- PELAKSANAAN DROPING AIR BERSIH KE DESA ROWODADI, KEC. GRABAG0
- BAPAK KEPALA PELAKSANA BPBD MENGHADIRI KEGIATAN PELATIHAN TIM TANGGAP BENCANA DI DESA SIDOHARJO0
- HUT BPBD KABUPATEN PURWOREJO KE-90
- KEGIATAN MONITORING TATAP MUKA BPBD DI LOKASI MI SALAFIYAH, SMP N 28, SMK N 60
- KEGIATAN DROPING AIR BERSIH 6 OKTOBER 20210
Berita Populer
- MITIGASI
- RESCUE ULAR WELING OLEH BPBD DI KANTOR SATPOL PP DAMKAR
- HASIL RILIS PRAKIRAAN MUSIM KEMARAU TAHUN 2024 DI JAWA TENGAH
- Apa itu Relawan Kebencanaan?
- APA ARTI BENCANA ?
- PETA DAERAH RAWAN BENCANA TSUNAMI
- MUSIM KEMARAU TAHUN 2023 AKAN DIPERKIRAKAN LEBIH KERING DARI SEBELUMNYA
- JADWAL VAKSINASI RUTIN DI RUMAH SAKIT KAB. PURWOREJO
- Apa Itu Potensi Bencana ?
- RILIS PRAKIRAAN MUSIM KEMARAU TAHUN 2023 PROVINSI JAWA TENGAH DARI BMKG

Keterangan Gambar : Hari Ulang Tahun Lansia Ke-27
Purworejo. Wakil Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH hadir dalam acara peringatan Hari Lanjut Usia Nasional, di pendopo rumah dinas Wakil Bupati Purworejo, Sabtu (24/06/2023). Turut hadir Plh Dinkes sekaligus Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum drg Nancy Megawati Hadisusilo MM, narasumber Retno Setyowati Spsi Psikolog dan Drs H Mustofa Bisri, dan lansia sekitar Kecamatan Kutoarjo.
Wabup mengatakan, momentum Hari Lanjut Usia (HLUN) diharapkan dapat menggugah kesadaran kita akan pentingnya keberadaan para lanjut usia di tengah-tengah kita.
Plh Dinkes Nancy Megawati Hadisusilo mengatakan HLUN tahun ini mengambil tema “Lansia Terawat Indonesia Sehat” dengan sub tema “Lansia Sehat dan Berdaya Keluarga Bahagia”. Untuk itu perlu penguatan dalam pelayanan lansia agar terus sehat dan berdaya. dengan harapan lansia di Kabupaten Purworejo lebih sehat dan angka harapan hidup di Kabupaten Purworejo bisa lebih lama.
"Data BPS tahun 2022 angka harapan hidup di Kabupaten Purworejo tahun 2022 adalah 75,03 tahun. Dengan rutin cek kesehatan, membiasakan aktifitas fisik minimal 30 menit sehari semampunya, makanan yang bergizi dan sesuai anjuran tenaga kesehatan bagi yang sudah bermasalah, istirahat cukup, enyahkan asap rokok, dan kelola stres, maka kesehatan akan lebih terjaga, "tandasnya.
Narasumber Drs.H.Bisri Mustofa memaparkan kiat untuk hidup lansia sehat, bugar, produktif dan bermanfaat.
"Hidup yang produktif atau bermanfaat adalah sebaik-baiknya orang tua yang berguna bagi anak cucunya. Untuk itu kami mengajak untuk hidup harus sehat, bugar, produktif dan harus berbuat baik.", paparnya
Sedangkan narasumber lainya Retno Setyowati Spsi memaparkan hidup harus bahagia salah satunya dengan bersilaturahmi.
"Bahagia itu menular jadi harus terus bahagia. Lansia menurut WHO adalah usia diatas umur 60 tahun. Kegiatan ini merupakan silaturahmi dapat memperpanjang umur, menambah pengetahuan, bisa ketemu teman lama sehingga membuat hati bahagia," jelasnya.
Salah satu peserta lansia dari Kelurahan Bandungrejo mengajukan pertanyaan bagaimana tips mengolah rasa agar tetap merasa bahagia. Kemudian dijawab yaitu dengan menerapkan hidup ikhlas dengan mengaplikasikan aktivitas berolah raga, berdiet sehat, berbahagia dan berhenti merokok.
Sumber: Prokopim