▴ ▴ - BPBD HADIRI PENUTUPAN TMMD SENGKUYUNG TAHAP II DI DESA BENOWO, KECAMATAN BENER
- HADAPI POTENSI KEMARAU PANJANG DAN RISIKO KARHUTLA 2026, BPBD GELAR RAKOR LINTAS SEKTORAL
- BPBD GELAR RAKOR DAN SURVEI REKOMENDASI MITIGASI BENCANA PERTASHOP DI KALIGESING
- BPBD DUKUNG OPTIMALISASI POSYANDU 6 SPM SEBAGAI PUSAT LAYANAN TERPADU MASYARAKAT
- TINGKATKAN SINERGI KEBENCANAAN, BPBD PURWOREJO HADIRI PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS TRC MULTISEKTOR SE-JATENG
- BPBD LAKSANAKAN UPACARA HARI KEBANGKITAN NASIONAL TAHUN 2026
- SUSUN RAPERBUB PENGEMBANGAN KAWASAN PESISIR, BPBD TEKANKAN PENTINGNYA MITIGASI TSUNAMI
- BPBD DAN BAZNAS BERKOLABORASI DALAM KEGIATAN PERTOLONGAN DI MEDAN KETINGGIAN
- BPBD HADIRI FGD SEKOLAH NASIONAL TERINTEGRASI 2026 PASTIKAN ASPEK KESELAMATAN DAN MITIGASI BENCANA
- BPBD LAKSANAKAN DESTANA TAHUN 2026 DI DESA ROWOBAYEM, KECAMATAN KEMIRI
BSD di Pituruh, Bupati Dipijat Oleh Warga
Berita Terkait
- Pengurus Polosoro 2023-2026 Dikukuhkan, Bupati Akan Perjuangkan Kenaikan Siltap0
- Wabup Serahkan 10 Ribu Telur Ayam, Bantuan Penanganan Stunting Dari Pengusaha0
- WABUP KUNJUNGI ARBI, PEMBALAP MUDA JUARA INTERNATIONAL0
- WABUP HADIRI PENUTUPAN MPLS DAN DONOR DARAH DI SMK II0
- WAKIL BUPATI BUKA RAPIMDA PEMUDA KATOLIK KOMDA JATENG0
- WABUP HADIRI REMBUG BOCAH PURWOREJO SAAT HARI ANAK NASIONAL0
- WABUP BUKA PAMERAN KELILING MUSEUM JATENG “RANGGAWARSITA” 0
- DOA BERSAMA DAN PAWAI OBOR SAMBUT TAHUN BARU HIJRIAH0
- PEMANFAATAN GREEN BELT BENDUNGAN BENER DISOSIALISASIKAN0
- WAKIL BUPATI LAUNCHING OPEN RESIK0
Berita Populer
- MITIGASI
- RESCUE ULAR WELING OLEH BPBD DI KANTOR SATPOL PP DAMKAR
- Apa itu Relawan Kebencanaan?
- HASIL RILIS PRAKIRAAN MUSIM KEMARAU TAHUN 2024 DI JAWA TENGAH
- PETA DAERAH RAWAN BENCANA TSUNAMI
- APA ARTI BENCANA ?
- Apa Itu Potensi Bencana ?
- JADWAL VAKSINASI RUTIN DI RUMAH SAKIT KAB. PURWOREJO
- MAKNA SERAGAM ORANGE
- MUSIM KEMARAU TAHUN 2023 AKAN DIPERKIRAKAN LEBIH KERING DARI SEBELUMNYA

Keterangan Gambar : Bupati sedang dipijat oleh warga Pituruh
Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM beserta rombongan kembali melaksanakan kegiatan Bupati Saba Desa (BSD) setelah Kecamatan Kaligesing selesai, berlanjut ke Kecamatan Pituruh.
BSD di Kecamatan Pituruh kali ini adalah sesi ke dua dengan total delapan sesi secara keseluruhan.
Pada kesempatan ini Bupati dan rombongan mengunjungi tujuh desa, dalam sehari, Selasa (01/08/2023). Secara berurutan yaitu Desa Tersidi Lor, Desa Tersidi Kidul, Desa Wonoyoso, Desa Keburusan, Desa Waru, Desa Blekatuk dan Desa Dlisenwetan.
Turut mendampingi Staf Ahli Bupati bidang Ekobang Nurfiana SSTP MM, Kepala DP3APMD Laksana Sakti SSTP Msi, Kepala DLHP Wiyoto Harjono ST, Kepala Dinpusip Dra Eny Sudiati MM, Forkopimcam Pituruh dan semua masyarakat desa.
Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM menyampaikan sambutannya di setiap desa yang dikunjungi. Selain mengucapkan terimakasih dan menyapa masyarakat Bupati tidak lupa menanyakan kesehatan dan kabar.
"Kami bersama rombongan BSD mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada bapak ibu. Kehangatan dan kegembiraan dalam penyambutan tidak pernah akan kami lupakan. Bapak ibu semuanya, kehadiran kami bersama rombongan untuk memonitoring perkembangan pembangunan Desa," ucapnya
BSD di Kecamatan Pituruh disambut meriah dan antusias seluruh warga masyarakat. Ketika di Desa Tersidi Kidul Bupati diarak oleh warga desa yang sudah sepuh.
Saat Bupati melihat pameran UMKM di Desa Tersidi Kidul, salah satu UMKM yang dipamerkan adalah jasa pijat dari Kasbuloh. Setelah berbincang beberapa detik, menanyakan kabar dan jasa pijat, Bupati berkenan untuk dipijat oleh Kasbuloh.
Ditemui disela-sela kegiatan BSD Kasbuloh mengungkapkan perasaan bahagianya. Karena selama hidup baru kali ini bertemu secara langsung dan bisa memberikan jasa pijatnya secara gratis.
"Saya sudah berumur 61 tahun ini, baru kali ini ketemu langsung dengan pak Bupati.
Lebih bahagia lagi tadi sempat beberapa menit memijat pak Bupati dan beliau berkenan, dan dalam keadaan sehat,” ujar Kasbuloh.
“Harapannya dengan memijat pak Bupati akan dapat memperluas jangkauan jasa pijat ini, karena ilmu pijat ini harus bermanfaat untuk orang banyak. Ilmu pijat ini didapatkan dari kakek buyut saya diturunkan turun temurun. Saya memijat sudah sejak sekolah SMP sampai dengan sekarang," pungkasnya.
Sementara di Desa Dlisen Wetan, Bupati menyumbang 50 sak semen untuk pembangunan masjid.
Sumber: Prokopim








