BPBD SIAPKAN DATA DUKUNG TATANAN PENANGGULANGAN BENCANA, PERSIAPAN PENILAIAN KKS 2027

By ADMIN 13 Jun 2026, 20:33:20 WIB Pemerintahan
BPBD SIAPKAN DATA DUKUNG TATANAN PENANGGULANGAN BENCANA, PERSIAPAN PENILAIAN KKS 2027

Keterangan Gambar : BPBD menghadiri Rapat Koordinasi Penyelenggaraan KKS di Ruang Rapat Bapperida Kabupaten Purworejo


16 Juni 2026 - Pemerintah Kabupaten Purworejo mulai mematangkan strategi untuk meraih penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Swasti Saba Tahun 2027. Sebagai bentuk komitmen, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo yang diwakili oleh staf bidang Kedaruratan dan Logistik, Octiana Dwi A., menghadiri Rapat Koordinasi Penyelenggaraan KKS di Ruang Rapat Bapperida Kabupaten Purworejo pada Kamis (11/6/2026). Rapat koordinasi ini dihadiri oleh para pejabat struktural dan fungsional Bapperida Kabupaten Purworejo, serta para admin/operator KKS dari berbagai lintas sektor, meliputi Dinkesda, Dinperkimtan, DinPUPR, Dindikbud, DinKUKMP, DKPP, Dinporapar, Dishub, DinsosdaldukKB, DPPPAPMD, dan BPBD. Penghargaan Swasti Saba Tahun 2027 merupakan bentuk apresiasi yang diberikan kepada pemerintah daerah tingkat kabupaten/kota yang dinilai berhasil menyelenggarakan KKS selama dua tahun berturut-turut (periode 2024 dan 2025), serta mampu memenuhi seluruh persyaratan sesuai dengan jadwal verifikasi yang telah ditentukan. Dalam rakor tersebut diungkapkan bahwa pada periode penilaian tahun 2025 lalu, Kabupaten Purworejo belum berhasil meraih penghargaan Swasti Saba. Hal ini dikarenakan Kabupaten Purworejo belum mengantongi Sertifikat Eliminasi Malaria, yang menjadi salah satu syarat mutlak penilaian.

Dalam penilaian KKS mendatang, BPBD Kabupaten Purworejo memegang peranan penting di Tatanan 9, yaitu Penanggulangan Bencana. BPBD berkewajiban menyusun dan menyampaikan dokumen capaian kegiatan penanggulangan bencana selama tahun 2024 dan 2025.

Materi data dukung yang disiapkan oleh BPBD Purworejo meliputi:

  • Pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana)

  • Peningkatan Kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Relawan

  • Pelaksanaan Gladi Lapang Kesiapsiagaan Tsunami

  • Sosialisasi Kebencanaan di lingkungan sekolah (SPAB)

  • Dokumentasi Penanganan Bencana Alam (Tanah longsor, banjir, kekeringan, dan karhutla)

  • Verifikasi dan assessment rumah rusak pasca-bencana

  • Pelatihan Pengkajian Kebutuhan Pasca-Bencana (Jitupasna)

Guna menyukseskan penilaian Kabupaten Sehat Tahun 2027, rakor kali ini menekankan tiga poin krusial yang harus segera ditindaklanjuti oleh seluruh instansi terkait:

  1. Komitmen Kepala Perangkat Daerah: Diperlukan komitmen penuh dari setiap kepala instansi dalam mendukung dan mengawal seluruh proses penilaian.

  2. Sinergitas Antar-Sektor: Kerja sama dan koordinasi yang solid antar-Perangkat Daerah wajib dijalin dengan baik demi integrasi data yang akurat.

  3. Batas Waktu Upload Data: Semua data dukung kelembagaan dan tatanan harus sudah diunggah ke aplikasi Sipantas Kemenkes paling lambat pada 26 Juni 2026.

Melalui persiapan yang matang dan pemenuhan indikator yang tepat waktu, Kabupaten Purworejo optimis dapat memenuhi standar penilaian dan membawa pulang penghargaan Swasti Saba pada tahun 2027 mendatang.