BPBD LAKSANAKAN DROPING AIR BERSIH KE DESA SIDOMULYO DAN DESA KALIGINTUNG 21 AGUSTUS 2026

By ADMIN 22 Agu 2026, 16:45:22 WIB Kedaruratan dan Logistik
BPBD LAKSANAKAN DROPING AIR BERSIH KE DESA SIDOMULYO DAN DESA KALIGINTUNG 21 AGUSTUS 2026

Keterangan Gambar : Droping air bersih ke Desa Sidmoulyo, Kecamatan Purworejo dan Desa Kaligintung, Kecamatan Pituruh pada Jumat, 21 Agustus 2026.


21 Agustus 2026 - BPBD Kabupaten Purworejo kembali melaksanakan droping air bersih ke Desa Kaligintung, Kecamatan Pituruh dan Desa Sidomulyo, Kecamatan Purworejo pada hari Jumat, 21 Agustus 2026. Droping di Desa Kaligintung, Kecamatan Pituruh difokuskan pada dusun Munggangsari RT. 02 / RW.05 untuk kebutuhan 40 KK / 130 jiwa. Pengisian dilakukan pada 7 bak tampung toren berkapasitas masing- masing 1.000 liter, 2 bak tampung plastik kapasitas 500 liter dan 3 toren kapasitas masing-masing 2.000 liter. Total volume droping untuk Desa Kaligintung sebanyak 2 tangki atau 10.000 liter. Setelah tim selesai melaksanakan droping di Desa Kaligintung, selanjutnya tim bergeser ke Desa Sidomulyo, Kecamatan Purworejo dengan membawa 2 tangki atau 10.000 liter air bersih. Droping di Desa Sidomulyo, Kecamatan Purworejo difokuskan pada dusun Dukuh Tengah RT. 02 / RW.02 untuk kebutuhan 75 KK / 250 jiwa. Pengisian dilakukan kedalam bak tampung toren kapasitas 5.300 liter sebanyak 2 kali. Truk tangki yang digunakan untuk kegiatan droping kali ini yaitu AA 8110 XC dan AA 8089 XC. Tidak ada kendala dalam pelaksanaan droping kali ini, dan droping air bersih ini merupakan bantuan dari komunitas AC Mobil Indonesia. Driver yang bertugas Rezky B dan Aris W didampingi assisten driver Sutriman dan Pambayun A serta relawan Vertical Rescue Purworejo Bapak Woto yang juga merupakan salah satu anggota donatur air bersih pada kegiatan kali ini. Proses pendistribusian berjalan dengan aman dan lancar tanpa ada kendala dengan dibantu oleh perangkat desa. BPBD Kabupaten Purworejo senantiasa mengimbau kepada seluruh jajaran Pemerintah Desa di wilayah Kabupaten Purworejo, apabila ada desa yang sudah mulai mengalami krisis atau mulai membutuhkan pasokan air bersih akibat dampak kekeringan, agar dapat segera mengirimkan surat permohonan resmi kepada BPBD untuk dapat segera dilakukan assessment dan tindak lanjut pendistribusian secepatnya karena musim kemarau semakin mencapai puncaknya sehingga debit air juga semakin menurun.