BPBD GELAR ACARA TEMU RELAWAN DAN FORUM PENGURANGAN RESIKO BENCANA (FPRB)

By ADMIN 02 Apr 2026, 07:22:15 WIB Pemerintahan
BPBD GELAR ACARA TEMU RELAWAN  DAN FORUM PENGURANGAN RESIKO BENCANA (FPRB)

Keterangan Gambar : Kegiatan Temu Relawan dan FPRB yang dilaksanakan oleh BPBD Kabupaten Purworejo


02 April 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo menggelar kegiatan Temu Relawan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) sekaligus peningkatan kapasitas relawan pada Rabu (1/4/2026). Bertempat di Rumah Makan Satu-Satu Purworejo, acara ini menjadi ajang strategis untuk memperkokoh kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana di wilayah tersebut. Kepala Pelaksana BPBD Purworejo, Bapak Wasit Diono, S.Sos menjelaskan bahwa agenda utama kegiatan ini adalah memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM). Mengingat tantangan geografis Purworejo, kehadiran narasumber dari FPRB Provinsi Yogyakarta diharapkan mampu memberikan perspektif baru bagi para relawan. Dalam kesempatan ini BPBD Purworejo mengundang Bupati Purworejo Ibu Hj. Yuli Hastuti, S.H, Sekda selaku Kepala BPBD, serta perwakilan relawan se-Kabupaten Purworejo. Tujuannya yaitu meningkatkan kapasitas dalam memetakan risiko dan merespons ancaman bencana seperti banjir, puting beliung, dan bencana alam terkait Hidrometeorologi. Selain materi teknis, acara ini juga dimanfaatkan sebagai momentum halal bihalal dalam suasana Idul Fitri 1447 H untuk mempererat silaturahmi antar relawan dan pemangku kepentingan. 

Dalam sambutannya, Bapak Wasit Diono, S.Sos mengungkapkan fakta krusial mengenai keterbatasan personel BPBD. Saat ini, instansi tersebut hanya didukung oleh 54 personel, dengan hanya 31 orang yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC).

  • Tantangan: Kesulitan penanganan jika terjadi beberapa bencana secara bersamaan.

  • Solusi: Optimalisasi peran relawan di lapangan.

  • Kondisi Saat Ini: Terdapat sekitar 50 relawan aktif dari berbagai unsur yang tercatat di BPBD.

Penanganan bencana di Purworejo sejauh ini berjalan cepat berkat dukungan luar biasa dari para relawan. Sinergi ini yang ingin diperkuat kedepannya. Bupati Purworejo, Ibu Hj. Yuli Hastuti, S.H., yang hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para pejuang kemanusiaan ini. Ia menegaskan bahwa FPRB adalah wadah koordinasi lintas sektor yang sangat strategis karena Purworejo memiliki kerawanan bencana yang tinggi, mulai dari tanah longsor, banjir, hingga kekeringan sehingga Relawan adalah ujung tombak mitigasi dan respons darurat. 

Ibu Bupati berharap, melalui kegiatan ini, relawan semakin terampil dalam :

  1. Pemetaan risiko wilayah secara akurat.

  2. Penyusunan rencana kontingensi yang matang.

  3. Edukasi masyarakat untuk membangun budaya sadar bencana.

Kegiatan ini ditutup dengan harapan besar agar seluruh pihak dapat membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih solid, responsif, dan terpadu demi keamanan seluruh warga Kabupaten Purworejo.