OPERASI SAR HARI PERTAMA : BASARNAS DAN TIM GABUNGAN SISIR SUNGAI LAMAT CARI KEBERADAAN BAPAK TUGIRUN

By ADMIN 24 Feb 2026, 21:28:23 WIB Kedaruratan dan Logistik
OPERASI SAR HARI PERTAMA : BASARNAS DAN TIM GABUNGAN SISIR SUNGAI LAMAT CARI KEBERADAAN BAPAK TUGIRUN

Keterangan Gambar : Operasi SAR hari pertama pencarian warga Desa Kalimeneng, Kecamatan Kemiri yang diduga hanyut di sungai


24 Februari 2026 - Tim SAR Gabungan yang dipimpin langsung oleh BASARNAS melakukan pencarian intensif terhadap Bapak Tugirun (73), warga Desa Kalimeneng yang diduga hanyut di Sungai Kalimeneng, Kecamatan Kemiri. Operasi pencarian hari pertama yang berlangsung pada Minggu, 22 Februari 2026 dilaksanakan mulai pukul 08.10 WIB hingga 17.10 WIB dengan melibatkan berbagai unsur potensi SAR. Kegiatan diawali pada pukul 07.20 WIB dengan apel pagi di rumah korban yang dipimpin langsung oleh Koordinator Unit Siaga SAR Kebumen bersama Kapolsek Kemiri. Apel ini diikuti oleh personel TRC BPBD Kabupaten Purworejo dan seluruh unsur relawan guna menyamakan persepsi strategi pencarian dan pembagian tim penyisiran di area belakang rumah korban, lokasi awal ditemukannya barang-barang milik korban. 

Tahapan Penyisiran Aliran Sungai

Penyisiran tahap I hingga III dimulai pada pukul 08.10 WIB dengan pendampingan dari BASARNAS selaku Koordinator Lapangan.

  • Penyisiran Air: Tim menyusuri jalur air sejauh kurang lebih 2 Km ke arah Selatan, mulai dari titik penemuan barang bukti korban hingga Jembatan Kaliemeng (Timur Pasar Kemiri).

  • Titik Krusial: Personel TRC BPBD memberikan perhatian khusus pada rumpun-rumpun bambu yang tersangkut di sepanjang aliran sungai, yang berpotensi menjadi lokasi kemungkinan tersangkutnya korban.

Setelah jeda istirahat dan koordinasi pada pukul 11.40 - 13.10 WIB, operasi dilanjutkan dengan membagi kekuatan menjadi tiga tim utama:

  1. Tim I: Menyisir area belakang TKP awal sejauh 300 meter hingga rimbunan bambu.

  2. Tim II: Melakukan pencarian dari Jembatan Kalimeneng (Timur Pasar Kemiri) ke arah selatan menuju Jembatan Rowobayem.

  3. Tim III: Menyisir jalur dari Jembatan Rowobayem hingga Jembatan Tunggorono.

Perluasan Jangkauan dan Kendala Cuaca

Memasuki sore hari, pencarian diperluas dari bawah Jembatan Tunggorono menuju Jembatan Kaliwatu Kranggan dengan estimasi jarak kurang lebih 3 Km. Namun, sekitar pukul 16.30 WIB, operasi terpaksa dihentikan sementara. Selain karena waktu yang sudah mulai gelap, kondisi cuaca di lokasi mulai diguyur hujan deras yang berisiko pada keselamatan personel.

Hingga Operasi SAR hari pertama ditutup pada pukul 17.10 WIB, hasil pencarian terhadap Bapak Tugirun masih dinyatakan Nihil.

Sinergitas Antar Lini

Operasi SAR ini melibatkan kerja sama dari berbagai unsur, antara lain:

  • BPBD Kabupaten Purworejo & BASARNAS Cilacap

  • TNI (Koramil Kemiri) & POLRI (Polsek Kemiri)

  • PMI Kabupaten Purworejo

  • Unsur Relawan: Granat Rescue, SAR Sigap, SAR MTA, RAPI, Mapala, dan Patco.