▴ ▴ - BPBD LAKSANAKAN APEL HARI KESIAPSIAGAAN BENCANA NASIONAL (HKBN) TAHUN 2026
- BPBD PASANG EARLY WARNING SYSTEM (EWS) TSUNAMI BARU DI DESA PEJAGRAN UNTUK PERKUAT SISTEM PERINGATAN DINI
- PERINGATI HARI KESIAPSIAGAAN BENCANA (HKB) 2026, BPBD GELAR SOSIALISASI DAN SIMULASI GEMPA BUMI DI SMA N 9 PURWOREJO
- BPBD LAKSANAKAN KEGIATAN DESTANA HARI PERTAMA DI DESA KALIREJO, KECAMATAN BAGELEN TAHUN 2026
- KEGIATAN DESTANA HARI KEDUA DI DESA KALIREJO, KECAMATAN BAGELEN
- BPBD LAKSANAKAN KEGIATAN PENYERAHAN BERITA ACARA DAN NASKAH BERKAS HIBAH BARANG MILIK NEGARA (BMN) DARI DANA SIAP PAKAI (DSP) BNPB TAHUN 2024
- BPBD BENTUK DESA TANGGUH BENCANA (DESTANA) TAHUN 2026 DI DESA PURWODADI
- BPBD LAKSANAKAN ASESMEN TANAH LONGSOR DI DESA SOMOGEDE, KECAMATAN PITURUH, DUA RUMAH WARGA TERDAMPAK
- BPBD TERJUNKAN EXCAVATOR KE DESA BENOWO, KECAMATAN BENER, DUKUNG PERCEPATAN PROGRAM TMMD TAHUN 2026
- KEPALA PELAKSANA BPBD BERSAMA BUPATI PURWOREJO DAN OPD TERKAIT KUNJUNGI RUMAH DUKA KORBAN TENGGELAM SUNGAI WAWAR
SOSIALISASI KOMUNIKASI, INFORMASI DAN EDUKASI (KIE) RAWAN BENCANA LONGSOR DI DESA NGARAN KECAMATAN KALIGESING
Pelayanan Informasi Rawan Bencana Kabupaten Purworejo
Berita Terkait
Berita Populer
- MITIGASI
- RESCUE ULAR WELING OLEH BPBD DI KANTOR SATPOL PP DAMKAR
- Apa itu Relawan Kebencanaan?
- HASIL RILIS PRAKIRAAN MUSIM KEMARAU TAHUN 2024 DI JAWA TENGAH
- PETA DAERAH RAWAN BENCANA TSUNAMI
- APA ARTI BENCANA ?
- Apa Itu Potensi Bencana ?
- JADWAL VAKSINASI RUTIN DI RUMAH SAKIT KAB. PURWOREJO
- MUSIM KEMARAU TAHUN 2023 AKAN DIPERKIRAKAN LEBIH KERING DARI SEBELUMNYA
- MAKNA SERAGAM ORANGE

Keterangan Gambar : Sosialisasi KIE di Desa Ngaran Kecamatan Kaligesing
Dalam rangka Sosialisasi Komunikasi Informasi dan Edukasi Rawan Bencana di 16 Kecamatan di Kabupaten Purworejo, Bidang Informasi dan Sistem Dasar Kebencanaan BPBD Kabupaten Purworejo melaksanakan sosialisasi di Desa-Desa yang rawan bencana, baik bencana Banjir, Tsunami, Tanah Longsor, Puting Beliung dan Kekeringan.
Terdapat tiga jenis pelayanan dasar dalam penanggulangan bencana yang wajib disediakan oleh pemerintah daerah kabupaten/kota kepada setiap warga negara secara minimal, sebagai berikut:
a. Pelayanan informasi rawan bencana;
b. Pelayanan pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bencana;
c. Pelayanan penyelamatan dan evakuasi korban bencana.
Pertama, pelayanan informasi rawan bencana, yaitu pelayanan informasi tentang bagian wilayah kabupaten/kota rawan bencana secara terperinci berbasis kajian risiko bencana kepada warga negara yang berada di kawasan rawan bencana dan yang berpotensi terpapar bencana. Salah satu layanan yang dilakukan adalah melakukan sosialisasi, komunikasi, informasi dan edukasi rawan bencana yaitu untuk lebih memahami berbagai ancaman bencana yang ada di wilayahnya, bagaimana cara mengurangi ancaman (hazards) dan kerentanan (vulnerability) yang dimiliki, serta meningkatkan kemampuan (capacity) dalam menghadapi ancaman/dampak bencana.
Kedua, pelayanan pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bencana, yaitu serangkaian kegiatan pra bencana melalui pencegahan, mitigasi, dan kesiapsiagaan pemerintah daerah dan warga negara dalam menghadapi bencana. Salah satu layanan yang dilakukan adalah pelaksanaan gladi kesiapsiagaan bencana bagi warga negara dalam bentuk simulasi dan gladi lapang sesuai dengan Rencana Penanggulangan Bencana dan Rencana Kontinjensi yang telah disusun.
Ketiga, pelayanan penyelamatan dan evakuasi korban bencana, yaitu serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan segera pada saat kejadian bencana untuk menangani dan menyelamatkan korban bencana. Salah satu layanan yang dilakukan adalah memberikan layanan pencarian, pertolongan dan evakuasi korban bencana.
Mengenai Kelembagaan kebencanaan di Kabupaten Purworejo terjalin Kerjasama antar Lembaga dan Kemitraan dalam Penanggulangan Bencana tingkat Kabupaten dalam pilar kebencanaan (kolaborasi Phenta helix) diantaranya yaitu : Pemerintah, Masyarakat, Dunia Usaha, Akademisi dan Media.








