PELATIHAN JITUPASNA (PENGKAJIAN KEBUTUHAN PASCA BENCANA) MASA PANDEMI
pelatihan JITUPASNA terkait Pandemic Corona Virus (COVID-19) yang difasilitasi oleh MCS (Mahoni Cakra Saujana)

By Bidang Informasi dan Sisten Dasar Kebencanaan 11 Jun 2021, 09:18:14 WIB Informasi dan Sistem Dasar Kebencanaan
PELATIHAN JITUPASNA (PENGKAJIAN KEBUTUHAN PASCA BENCANA) MASA PANDEMI

Keterangan Gambar : Gambar Siklus Management Bencana


       Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi a.n Drs. Bambang Agus Purwanto, MM mengikuti pelatihan Jitupasna dalam situasi pandemic Covid-19, Pemateri dari MCS (Mahoni Cakra Saujana) dengan jumlah peserta 64 orang, dengan materi sebagai berikut:

  • Memahami Karakter Bencana Pandemic
  • Review Konsep Dasar Jitupasna Konvensional
  • Konsep dan Arah Jitupasna untuk Pandemic
  • Analisa Akibat Pandemic
  • Analisa Dampak Pandemic
  • Strategi Pemulihan Pasca Pandemic

          Diharapkan dari pelatihan Jitupasna tersebut, peserta mempunyai kompetensi dalam pengkajian akibat dan dampak bencana dalam rangka menyusun strategi pemulihan awal pasca pandemi Covid-19.

             Untuk melaksanakan program Rehabilitasi & Rekonstruksi dengan 5 (lima) sektor yang menjadi kewenangan, bidang RR menggunakan metode Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana/ Jitupasna yang tercantum pada Perka BNPB Nomor 15 Tahun 2011. Jitupasna merupakan suatu rangkaian kegiatan pengkajian dan penilaian akibat, analisis dampak dan perkiraan kebutuhan yang menjadi dasar bagi penyusunan Renaksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi. Pengkajian dan penilaian meliputi identifikasi dan perhitungan kerusakan dan kerugian fisik dan non fisik yang menyangkut aspek pembangunan manusia, perumahan atau pemukiman, infrastruktur, ekonomi, sosial dan lintas sektor. Analisis dampak melibatkan tinjauan keterkaitan dan nilai agregat dari akibat bencana dan impilkasi umumnya terhadap aspek – aspek fisik dan lingkungan, perekonomian, psikososial, budaya, politik dan tata pemerintahan.

_Sumber: *Rehab-Rekon




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 2 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment