▴ ▴ - BPBD PADAMKAN KEBAKARAN LAHAN DI DUSUN TIRIP, DESA RENDENG, KECAMATAN GEBANG
- TRC BPBD LAKSANAKAN PENANGANAN KEBAKARAN LAHAN DI KELURAHAN PANGENREJO
- TRC BPBD TANGANI KEBAKARAN LAHAN DI DESA BRENGGONG, KECAMATAN PURWOREJO
- BPBD HADIRI KARYA BAKTI DAN RESIK-RESIK GOA SEPLAWAN DALAM RANGKA HUT KE - 81 TNI DAN HUT KE - 76 KODAM IV/DIPONEGORO
- BPBD, DAMKAR, POLRES DAN RELAWAN LAKUKAN PENANGANAN KEBAKARAN LAHAN DI JALAN TENTARA PELAJAR
- BPBD LAKSANAKAN ASSESMENT PENANGANAN TINDAK LANJUT DAMPAK KEKERINGAN DI DESA DONOREJO, KECAMATAN KALIGESING
- BPBD TEMUKAN TITIK SUMBER AIR UNTUK PENANGANAN KEKERINGAN DAN RENCANA PEMBUATAN SUMUR BOR DI DESA BANYUASIN SEPARE
- BPBD LAKSANAKAN DROPING AIR BERSIH BANTUAN DARI APINDO KE DESA TLOGOKOTES DAN KALITANJUNG, 17 SEPTEMBER 2026
- KEPALA PELAKSANA BPBD MELAKSANAKAN ASSESMENT BERSAMA TRC PERIHAL PERMOHONAN BANTUAN AIR BERSIH DI SD NEGERI KAMBANGAN, KECAMATAN BRUNO
- BPBD LAKSANAKAN DROPING AIR BERSIH BANTUAN DARI PMI KE DESA HARDIMULYO DAN KLANDARAN, 17 SEPTEMBER 2026
PELAYANAN PUBLIK BPBD SEMESTER I TAHUN 2026 RAIH PREDIKAT SANGAT BAIK DENGAN NILAI 90.35

Keterangan Gambar : Hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) terhadap pelayanan kebencanaan BPBD Kabupaten Purworejo untuk Semester I Tahun 2026.
16 Juli 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo secara resmi merilis laporan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) terhadap pelayanan kebencanaan untuk Semester I Tahun 2026. Hasilnya, performa pelayanan lembaga penanggulangan bencana ini meraih predikat "Sangat Baik" dengan capaian nilai indeks SKM menyentuh angka 90.35. Capaian gemilang ini menjadi bukti nyata komitmen BPBD Kabupaten Purworejo dalam memberikan pelayanan prima yang responsif, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat luas, baik dalam situasi pra-bencana, darurat logistik, hingga pasca-bencana. Survei Semester I Tahun 2026 ini melibatkan 100 responden dari berbagai latar belakang. Berdasarkan karakteristik data, mayoritas penerima manfaat layanan didominasi oleh laki-laki sebanyak 80 orang, sementara responden perempuan berjumlah 20 orang.
Dilihat dari jenjang pendidikan, pengguna layanan terbesar adalah lulusan SLTA dengan jumlah 52 orang, disusul lulusan Sarjana (S1) sebanyak 21 orang, Diploma III (DIII) 10 orang, SLTP 8 orang, SD 5 orang, dan pascasarjana (S2) sebanyak 4 orang. Sementara dari sektor profesi, aparatur sipil negara (ASN) mencatatkan angka tertinggi dengan 46 responden, diikuti oleh pekerja swasta (32 orang), wirausaha (15 orang), serta Ibu Rumah Tangga (IRT) dan pelajar (7 orang). Terkait jenis pelayanan kebencanaan yang paling sering diakses oleh masyarakat sepanjang paruh pertama tahun 2026, Layanan Informasi Kebencanaan menjadi penunjang utama yang paling banyak diakses yaitu mencapai 61 permohonan. Selanjutnya secara berturut-turut diikuti oleh permohonan Bantuan Logistik (19 layanan), Penanganan Pohon Tumbang (17 layanan), Penanganan Tanah Longsor (2 layanan), dan Layanan Lainnya seperti bantuan perahu (1 layanan).
Berdasarkan visualisasi data indeks kepuasan per unsur (skala 1-4), unsur Tarif/Biaya menempati urutan kepuasan tertinggi dengan nilai 3.78. Hal ini menegaskan bahwa seluruh aspek pengurusan dan pelayanan yang diberikan oleh BPBD Kabupaten Purworejo bersifat gratis dan bebas dari pungutan liar.
Berikut adalah rincian lengkap capaian indeks kepuasan masyarakat per unsur pada Semester I - 2026:
-
Tarif / Biaya: 3.78
-
Jangka Waktu Pelayanan: 3.74
-
Prosedur Pelayanan: 3.73
-
Perilaku Pelaksana: 3.65
-
Persyaratan Pelayanan: 3.64
-
Penanganan Pengaduan: 3.58
-
Sarana dan Prasarana (Sarpras): 3.52
-
Kompetensi Pelaksana: 3.49
-
Produk Spesifikasi Jenis Pelayanan: 3.43
Meskipun secara akumulatif telah berhasil menembus kategori Sangat Baik (Nilai 90.35), kami BPBD Purworejo menegaskan tidak akan berpuas diri. Unsur dengan nilai di bawah 3.50 seperti kompetensi petugas (3.49) dan produk spesifikasi pelayanan (3.43) akan dijadikan catatan evaluasi internal demi mengoptimalisasi kinerja operasional di lapangan. Melalui rilis data SKM ini, BPBD Kabupaten Purworejo berharap sinergitas bersama masyarakat dapat terus terjaga secara harmonis menuju Purworejo yang tangguh, tanggap, dan tanggon dalam menghadapi setiap potensi kebencanaan.


